Walkot Yogya: Pasar Malam Sekaten Tak Digelar Bukan karena Kondisi Alun-alun

Usman Hadi - detikNews
Jumat, 04 Okt 2019 13:15 WIB
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti. Foto: Usman Hadi/detikcom
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti. Foto: Usman Hadi/detikcom

Keterangan Haryadi ini berbeda dengan pernyataan Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan Kridhamardawa Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Notonegoro, yang tak lain salah satu menantu Sri Sultan HB X.


Menurut KPH Notonegoro, tak digelarnya PMPS tahun ini untuk memulihkan kondisi Altar. "Jadi kita coba mengembalikan ke semangat sekaten awal, mumpung kesempatan-sekalian ini juga untuk (memulihkan) kondisi Alun-alun supaya bisa lebih baik," sebutnya.

"Karena setiap kali setelah habis dipakai pasar malam (sekaten), Alun-alun (Utara) itu pasti kondisinya sudah tidak karu-karuan, rumputnya nanti habis dan kotor, dan sebagainya," pungkas suami Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu tersebut.

Meski tak ada PMPS, namun hajad dalem sekaten 2019 tetap akan berlangsung. Tahun ini, sekaten diawali dengan miyos gangsa pada 3 November dan diakhiri kondur gangsa pada 9 November. Kemudian pada 10 November akan dilangsungkan Garebeg Mulud.
Halaman

(ush/sip)