detikNews
2019/10/03 20:08:00 WIB

Terlibat Peredaran Upal, Pasutri Ditangkap Polres Temanggung

Eko Susanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Terlibat Peredaran Upal, Pasutri Ditangkap Polres Temanggung Polres Temanggung menangkap lima tersangka produsen dan pengedar uang palsu, Kamis (3/10/2019). Foto: Eko Susanto/detikcom
Temanggung - Polres Temanggung menangkap lima orang pembuat dan pengedar uang palsu (upal). Dari kelima tersangka tersebut, ada yang merupakan pasangan suami istri.

Tersangka masing-masing berinisial DH dan AR warga Semarang, kemudian pasutri SN dan SM warga Temanggung serta SB warga Magelang. Polisi turut mengamankan barang bukti upal Rp 51,28 juta.

Kapolres Temanggung AKBP Muhammad Ali mengatakan kasus tindak pidana membuat, menyimpan dan mengedarkan uang palsu ini terungkap saat tersangka pasutri bertransaksi di Pasar Medono, Pringsurat.

"Tersangka SM dan SN mengedarkan uang palsu di Pasar Medono. Caranya tersangka SM membeli sayuran dan buah-buahan dengan upal Rp 50.000," katanya kepada wartawan di Mapolres Temanggung, Kamis (3/10/2019).


Polisi yang menerima laporan lantas menangkap pasutri itu beserta 6 lembar upal pecahan Rp 50.000. Selanjutnya saat dilakukan pengeledahan di rumah pasutri tersebut, didapatkan upal Rp 50.000 sebanyak 265 lembar, pecahan Rp 20.000 ada 69 lembar dan satu lembar kertas plano pecahan Rp 100.000 dengan total nilainya Rp 15,13 juta.

Penyelidikan kasus upal ini pun berkembang hingga berhasil menangkap tersangka DH, SB dan AR. Di rumah kontrakan DH di daerah Pedurungan, Kota Semarang didapatkan barang bukti satu lembar upal pecahan Rp 100.000 milik SB, 263 lembar upal pecahan Rp 100.000 atau senilai Rp 26,3 juta. Kemudian 197 lembar upal pecahan Rp 50.000 atau senilai Rp 9,85 juta. Disita juga satu unit sepeda motor milik DH dan printer.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com