detikNews
Senin 23 September 2019, 18:48 WIB

Kordum 'Gejayan Memanggil' Bantah Aksi Ditunggangi Kepentingan Politik

Usman Hadi - detikNews
Kordum Gejayan Memanggil Bantah Aksi Ditunggangi Kepentingan Politik Penampakan massa aksi #GejayanMemanggil dari udara (Foto: dok. Istimewa)
Sleman - Koordinator Umum (Kordum) Aliansi Rakyat Bergerak, Rico Tude, mengatakan ada narasi di media sosial yang menyebut aksi #GejayanMemanggil di Simpang Tiga Colombo ditunggangi kepentingan politik tertentu. Rico membantah narasi itu.

"Kami menyatakan bahwa gerakan hari ini tidak ada sangkut-pautnya dengan kekuatan-kekuatan politik yang kami anggap itu politik lama, sisa-sisa Orde Baru, baik itu di kubu kampret maupun di kubu cebong," kata Rico seusai aksi, Senin (23/9/2019).


"Karena hoaks-hoaks yang kemudian bertebaran di media sosial yang menganggap aksi ini ditunggangi, hari ini kami anggap pemerintah telah mungkin panik terhadap aksi-aksi dari rakyat, terutama mahasiswa," sambung mahasiswa ITNY itu.

Rico mengklaim akun-akun yang menyebarkan #GejayanMemanggil di media sosial ialah akun-akun yang selama ini tidak terlibat politik elektoral pada Pemilu 2019. Akun tersebut adalah mereka yang ingin menggugat kebobrokan rezim Jokowi-JK.


"Akun-akun yang selama ini men-share #GejayanMemanggil itu akun-akun yang selama ini tidak pernah terlibat dalam pro-kontra politik elektoral kemarin. Artinya, ada suatu energi baru, ada kekuatan baru yang hari ini menggugat rezim," tutupnya.



Simak video "Massa Aksi Gejayan Memanggil Tolak Revisi UU KPK":

[Gambas:Video 20detik]




(ush/rih)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com