detikNews
Jumat 13 September 2019, 15:32 WIB

Bengawan Solo Tercemar Parah, Ganjar Koordinasi dengan Khofifah

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Bengawan Solo Tercemar Parah, Ganjar Koordinasi dengan Khofifah Bengawan Solo yang melintasi Kecamatan Cepu, Blora tercemar. Foto: Arif Syaefudin/detikcom
Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa terkait pencemaran di Sungai Bengawan Solo. Sementara diduga pencemaran akibat 'pipa siluman'.

"Tidak hanya Blora, jadi pas takziah Pak Habibie ketemu Mbak Khofifah untuk bareng-bareng selesaikan. Tadi malam saya rapat persiapan konferensi, sampah juga bahas itu," ujar Ganjar di kantornya, Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (13/9/2019).

Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah, kata Ganjar masih bekerja terkait pencemaran di Bengawan Solo. Dan sementara diketahui ada 'pipa siluman' yang mengeluarkan limbah dari pabrik. Pipa itu tembus di dasar sungai.


"Kemarin ada 'pipa siluman', masuknya ke bawah. Kita tidak pernah tahu, ternyata di bawah. Kita akan edukasi agar pabrik-pabrik membuat IPAL," jelas Ganjar.

Meski demikian Ganjar belum tahu titik tepat pipa siluman tersebut berada. Namun ia meyakini tidak hanya satu titik.

"Belum tahu (lokasi tepatnya). Ada di beberapa tempat. Kalau nemu air ireng (hitam), abang (merah), tiba-tiba biru itu benar-benar tercemar," tegasnya.


Untuk diketahui, aliran Sungai Bengawan Solo yang melintasi wilayah Kecamatan Cepu, Blora, tercemar parah. Kondisi air berwarna hitam pekat, berbusa, bahkan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Menurt warga pencemaran itu sudah terjadi sejak lima hari lalu dan makin parah. Menghitamnya aliran Bengawan Solo di Cepu disebut memang kerap terjadi terutama saat musim kemarau. Namun pencemaran saat ini disebut yang terparah.
(alg/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com