detikNews
Selasa 10 September 2019, 13:55 WIB

Pimpinan Bank BUMN di Purbalingga Jadi Tersangka Kredit Fiktif Rp 28 M

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Pimpinan Bank BUMN di Purbalingga Jadi Tersangka Kredit Fiktif Rp 28 M Penyidik Kejati Jateng memeriksa barang bukti kasus kredit fiktif bank BUMN, Selasa (10/9/2019). -- Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang - Penanganan kasus pengajuan kredit fiktif lewat salah satu bank BUMN di Purbalingga terus berkembang. Hari ini Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah kembali menetapkan dua tersangka yang salah satunya adalah pimpinan bank.

"Kami tetapkan dua tersangka berinisial ZN, pimpinan cabang salah satu bank BUMN dan inisial EH, asisten manajer pemasaran kredit," kata Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Ketut Sumedana di kantornya, Jalan Pahlawan Semarang, Selasa (10/9/2019).


Dua tersangka tersebut berperan memutuskan pengajuan kredit diterima. Sesuai jabatannya, tersangka ZN memutuskan kredit di atas Rp 250 juta dan EH memutuskan kredit di bawah Rp 250 juta.

"Mereka memutuskan kredit layak atau tidak. Banyak yang fiktif dan palsu tapi tetap diputuskan. Alasannya, sebelumnya sudah ada MoU antara salah satu bank BUMN ini dan CV-CV tapi tanpa melakukan konfirmasi ke bawah. Yang mengajukan ada atau tidak, " jelasnya.

Sejumlah dokumen telah disita dan secepatnya akan dilakukan pemanggilan terhadap dua tersangka itu. Keduanya sudah pernah dipanggil sebagai saksi atas lima tersangka yang sudah ditetapkan sebelumnya.

"Berarti ada total ada tujuh tersangka," tegasnya.


Modus yang dilakukan dalam kasus ini yaitu memalsukan daftar pegawai dan gaji karyawan CV Cahaya Grup yang dicairkan dalam kurun waktu 11 Mei 2015 sampai dengan 30 Mei 2017 secara bertahap senilai Rp 28.936.900.000. Dalam modusnya ada pengajuan kredit 171 pegawai, padahal jumlah karyawan hanya 82 orang.

Untuk diketahui, lima tersangka yang sudah lebih dulu ditahan yaitu Direktur PT Banyumas Citra Televisi Purwokerto berinisial FV, Direktur CV Cahaya inisial AEN, Bendahara CV Cahaya inisial YI dan dua account officer bank BUMN di Purbalingga berinisial IS dan ES.



Tonton juga video OTT KPK: Tiga Lokasi Selama Dua Hari:

[Gambas:Video 20detik]


(alg/skm)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com