Polisi Benarkan Residivis Terorisme AR Kembali Ditangkap Densus 88

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Jumat, 16 Agu 2019 16:35 WIB
Suasana penggeledahan rumah residivis kasus terorisme, AR di Solo. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Suasana penggeledahan rumah residivis kasus terorisme, AR di Solo. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo - Residivis kasus terorisme asal Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Solo, Abdul Rohim (AR) ditangkap Densus 88 Antiteror. AR dibekuk di daerah Genengan, Solo.

"Iya betul (Abdul Rohim yang ditangkap). Ditangkap tadi di Genengan (Jebres, Solo). Sekitar 07.45 WIB," kata Wakapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai, saat dihubungi detikcom, Jumat (16/8/2019).

Diberitakan sebelumnya, warga masih melihat AR pagi hari tadi. AR sekeluarga akan berangkat menuju Sragen untuk menghadiri hajatan.

"Tadi masih terlihat di rumah, mau berangkat ke Sragen, ada hajatan. Keluarganya naik mobil, tapi dia (AR) naik motor. Tiba-tiba ada penggeledahan ini," ujar petugas Linmas Kelurahan Banjarsari, Agus Santosa.

Agus yang ikut menyaksikan penggeledahan, melihat polisi membawa barang-barang yang mencurigakan. Antara lain sangkur, kaset CD, buku, ponsel dan flashdisk.


"Ada juga kompas, baju seperti untuk bela diri. Tidak ada bahan kimia, tidak ada bendera," kata Agus.

AR diketahui sebagai residivis kasus terorisme pada 2010. Dia saat itu ditangkap bersama kakaknya, Abdul Rohman. Namun hanya AR yang dijebloskan ke penjara.

"Iya betul, AR ini sebelumnya pernah ditangkap Densus 88," katanya. (bai/sip)