detikNews
Kamis 08 Agustus 2019, 18:13 WIB

'Penyegel' Gazebo PN Semarang Datangi Polisi Minta Diperiksa

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Penyegel Gazebo PN Semarang Datangi Polisi Minta Diperiksa Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
semarang - Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (Maki) Boyamin Saiman mendatangi Polrestabes Semarang setelah dipolisikan Ketua Pengadilan Negeri Semarang Sutaji. Boyamin minta segera diperiksa meski belum ada panggilan.

"Mendatangi kantor Polrestabes Semarang guna bersedia dimintai keterangan meskipun belum ada surat panggilan," kata Boyamin di Mapolrestabes Semarang, Kamis (8/8/2019).

Boyamin datang sendiri dan langsung masuk ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Ia mengatakan berusaha kooperatif untuk memberikan keterangan, maka Boyamin berinisiatif datang meski belum ada panggilan.

"Aku tidak bisa menduga apakah keteranganku dibutuhkan saat ini oleh pihak Polrestabes Semarang. Namun apa pun, nyatanya, telah dilaporkan oleh PN Semarang," katanya.



"Di sisi lain aku juga belum bisa menduga pasal apa yang menjadi dasar pelaporan. Jadi aku merasa sangat tepat jika kemudian bersedia dimintai keterangan meskipun belum ada surat panggilan," lanjut Boyamin.

Setelah dari SPKT, ia mencoba menemui Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang AKP Sugeng. Setelah itu, ia diperiksa oleh penyidik sekitar 4 jam dan rampung sekitar pukul 17.00 WIB.

"Ada sekitar 30 pertanyaan yang disampaikan penyidik," katanya.

Pertanyaan berkisar aksinya pasang segel di gazebo PN Semarang. Meski demikian, Boyamin belum tahu pasal apa yang menjeratnya.



"Belum tahu sangkaan melanggar pasal apa," ucap Boyamin.

Diberitakan sebelumnya, Boyamin memasang kertas 'segel' di gazebo PN Semarang karena diduga hasil suap dalam kasus dugaan suap Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dan mantan hakim PN Semarang Lasito.

Penempelan 'segel' bertulisan "Bangunan Ini Bukan Milik Negara" itu dilakukan Boyamin pada Senin (5/8). Pada hari yang sama, Sutaji mengutus Sekretaris PN Semarang melapor ke Polrestabes Semarang.



Tonton Video Heboh Isu Kades Segel Musala, Pemkab Minahasa Utara Klarifikasi:

[Gambas:Video 20detik]


(alg/bgs)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com