detikNews
Kamis 25 Juli 2019, 16:25 WIB

Lokasi Ibu-Anak Buka Tenda sering Didatangi Warga untuk Tirakat

Robby Bernardi - detikNews
Lokasi Ibu-Anak Buka Tenda sering Didatangi Warga untuk Tirakat Foto: Robby Bernardi/detikcom
Pekalongan - Lokasi Ibu-anak yang mendirikan tenda untuk bertempat tinggal di lokasi hutan rakyat di Desa Bukur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan sering didatangi warga luar kota. Tujuannya untuk melakukan tirakat atau lelaku. Di dekat lokasi ada tempat yang dipercaya untuk tirakat agar permohonannya terkabul.

Hal tersebut seperti apa yang disampaikan Kepala Dusun Dakiran, yakni Herman kepada detikcom saat ditemui di rumahnya, Kamis (25/07). Herman, mengatakan banyak warga yang datang dari luar kota untuk tirakat di sekitar Batu Sumur Munding.

"Ya biasanya warga datang ke Batu Sumur Munding untuk melakukan tirakat dengan tujuan untuk mempermudah mendapatkan rejeki," katanya.

Namun, menurut Herman, kebanyakan hanya satu sampai tiga hari saja bermalam di lokasi sekitar Batu Sumur Munding.
Lokasi Ibu-Anak Buka Tenda sering Didatangi Warga untuk TirakatFoto: Istimewa/detikcom

"Berbeda dengan ibu-anak ini yang sampai saat ini belum selesai acara tirakatannya," jelasnya.

Biasanya, pengunjung yang datang akan bermalam di sekitar lokasi batu. Karena di batunya tidak boleh," kata Herman.

Sementara secara terpisah itu, Kapolsek Bojong, AKP Suhadi menjelaskan pihaknya akan selalu memantau lokasi tersebut.

"Seperti hari ini kita datangi lagi untuk memantau kebetulan kita patroli disekitar sini. Kemarin kita datangi karena adanya laporan warga dan kita juga baru tahu soal itu," jelas Suhadi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kepolisian menerima laporan adanya orang yang beraktivitas di tepi hutan yang cukup jauh dari dusun. Setelah dilakukan pengecekan orang tidak dikenal ini mengaku sebagai ibu-anak yang tengah melakukan lelaku/tirakat.

Mereka itu adalah Thymotius Ghilwan Icko Vernandesh (39) warga Kelurahan Sumurpanggang Kecamatan Margadana, Kota Tegal dan seorang ibu bernama T. Winarsih (58) yang merupakan ibu kandung warga Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Selain itu, istri Thymotius yakni Indri Hafsari (40) warga Desa Bojong Koneng Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat juga datang menyusul ke lokasi setempat untuk melihat kondisi keduanya.

Thymotius bersama ibunya T. Winarsih sudah 10 bulan berada di lokasi itu. Selama 6 bulan terakhir ini tinggal menetap dengan membuat tenda dari bahan terpal plastik. Namun sebelumnya hanya datang dan tinggal beberapa hari, kemudian pergi dan datang lagi. Karena tinggal lama di kawasan hutan itu membuat warga curiga dan kemudian melaporkan ke kepala dusun dan polsek setempat.

(bgk/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com