detikNews
Jumat 28 Juni 2019, 14:37 WIB

Babat Korban dan Rampas HP, 2 Pelaku Klithih Magelang Ditangkap

Eko Susanto - detikNews
Babat Korban dan Rampas HP, 2 Pelaku Klithih Magelang Ditangkap Foto: Eko Susanto/detikcom
Magelang - Dua pelaku aksi klitih berhasil ditangkap usai membacok korbannya di Magelang. Bahkan salah satu tersangka sempat dihajar massa sebelum diamankan polisi.

Kedua tersangka, Bintang Surya (24), warga Kelurahan Wates Tengah, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang dan Adhe M Aji (24), warga Gang Cempaka, Kelurahan Kemirirejo, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

Adapun kronologisnya, pelaku ini melakukan pembacokan terhadap korban, Afrizal (16), warga Kedon, Pasuruhan, Mertoyudan, pada Rabu (26/6/2019), sekitar pukul 21.15 WIB. Ketika itu, korban bermaksud membeli pulsa di salah satu konter HP Jalan Soekarno-Hatta, kawasan Deyangan, Mertoyudan. Saat korban akan berbelok ke arah konter dengan posisi sudah menyalakan lampu sein, tiba-tiba dari belakang diklakson pengendara lain.

Ketika itu, korban tidak jadi berbelok, namun menepi di pinggir jalan. Kemudian, salah seorang pelaku yang berada di depan menyapanya, "pie to bos,".

Saat itupun korban mengatakan jika telah lampu sein sudah menyala, tetapi tiba-tiba pelaku Bintang yang membonceng membacok korban dengan parang sebanyak 4 kali. Bacokan pelaku tersebut mengenai punggung dan lengan kanan. Kemudian, setelah membacok pelaku kabur meninggalkan korbannya.

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan Satreskrim Polres Magelang berhasil mengamankan pelaku klithih atau penganiaya tanpa sebab, sekaligus pelaku curas (pencurian dengan kekerasan). Kejadian diawali, korban klithih ini pada saat korban mau belok menuju konter pulsa, kemudian hampir ditabrak oleh tersangka.

"Pada Rabu (26/6/2019), dari Satreskrim Polres Magelang mengamankan pelaku klithih atau penganiaya tanpa sebab, sekaligus pelaku curas. Diawali dari untuk korban pada saat akan belok ke konter pulsa, kemudian hampir ditabrak oleh tersangka yang naik kendaraan dari belakang ngerem mendadak, tanpa sebab ditanya langsung membacok sebanyak 4 kali," kata Yudi saat pres rilis di Mapolres Magelang, Jumat (28/6/2019).

"Kemudian pelaku meninggalkan korban, terus berjalan menuju arah Sawitan. Di Sawitan bertemu dengan korban kedua (Deni Hermawan) yang membawa HP. Saat itu, mereka minum ciu bersama-sama, setelah itu dengan dalih ingin ditunjukkan alamat, korban diajak oleh kedua tersangka sampai di lokasi dituju. Sampai di lokasi, tersangka B (Bintang) langsung mengambil HP korban dan korban melawan hingga dibacok sebanyak dua kali," tuturnya.

Setelah kejadian, ada teman korban yang mengetahui kejadian dan berteriak minta tolong. Untuk itu, salah satu tersangka berhasil ditangkap, sedangkan tersangka satunya, Aji berhasil kabur.

"Kemudian dari hasil penyelidikan, kita berhasil mengamankan dua pelaku. Untuk pengakuan TKP baru satu saja, namun keduanya adalah residivis kasus pengeroyokan dan membawa senjata tajam," ujar Yudi.

Atas perbuatan tersebut, kata Yudi, yang pertama klitih dikenakan Pasal 351 KUHP dan kemudian untuk curas Pasal 365 KUHP. Kasus yang terjadi ini, kata dia, sementara tidak ada kaitan dengan kejadian di daerah lain.

"Sementara belum ada kaitan, namun tetap kita perdalam dulu untuk keterangannya," ujarnya.

Sementara itu, tersangka Bintang mengaku, membacok karena ingin mengambil HP milik korban.

"Saya ingin mengambil HP-nya. Kalau yang pertama karena lampu sein mau menabrak, belum nabrak cuma dekat sekali," ujarnya.

Bintang pun mengakui, jika sebelum keluar dari rumah malam itu telah membawa parang dengan dalih akan mencari HP.

"Saya memang mau cari HP, ya mau cari HP. Saya parkir dengan Aji," katanya seraya menyebut sama-sama teman satu sekolah.



Simak Video "Karnaval Budaya Magelang, Magelang"
[Gambas:Video 20detik]

(bgk/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com