Hilang Sejak Kemarin, Eks Pemain Persis Solo dan Anaknya Belum Ditemukan

Pradito Rida Pertana - detikNews
Jumat, 21 Jun 2019 12:22 WIB
Suasana pencarian di Pantai Baru, Bantul. Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Bantul - Memasuki hari kedua pencarian, Tim SAR gabungan belum menemukan eks pemain Persis Solo, Ferry Anto Eko Saputro (34) dan anaknya Freya Fajrina Dwi Saputri (7) yang tersapu ombak di Pantai Baru, kemarin. Tim SAR gabungan terkendala ombak tinggi.

Pantauan detikcom di lokasi, tampak Tim SAR gabungan tengah melakukan penyisiran dari pinggir Pantai Baru. Selain itu, tampak kendaraan amphibi terparkir di pinggir Pantai Baru.

Sekretaris SAR Satlinmas wilayah IV Pantai Samas dan Pantai Baru, Nugroho mengatakan bahwa pencarian terhadap dua korban laka laut hari ini sudah berlangsung sejak jam 6 pagi. Pencarian dimulai dengan menyisir sekitar TKP dengan perahu jukung.

"Tadi pagi sudah dilakukan penyisiran dengan perahu jukung di sekitar lokasi kejadian, tapi hasilnya masih nihil. Terus jam 8.30 pagi tadi kapal merapat ke pinggir karena kondisi ombak tinggi," ujarnya kepada detikcom di Posko SAR Pantai Baru, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Jumat (21/6/2019).


Nugroho melanjutkan, terdapat hal unik ketika Tim SAR gabungan sampai di pinggir Pantai Baru, tepatnya saat perahu jukung sampai di pinggir Pantai tersebut.

"Setelah perahu naik tadi sempat ada yang lihat benda mengapung di laut, tapi kami belum bisa memastikan itu korban atau bukan. Karena setelah dilihat pakai teropong sudah hilang," ucap Nugroho.

Nugroho mengatakan, karena ombak tinggi saat ini Tim SAR gabungan hanya melakukan penyisiran dari darat. Namun, apabila kondisi ombak sudah normal, Tim SAR gabungan akan menyisir lagi dari laut.


"Pencarian akan dilanjutkan setelah ibadah salat Jumat, rencananya nanti akan dibagi dua tim, satu menyisir ke Timur dan satu tim lagi ke Barat TKP," ucapnya.

Menurut Nugroho, apabila pencarian hari ini masih belum membuahkan hasil maka akan berlanjut pada hari berikutnya, Sabtu (22/6/).

"Biasanya pencarian berlangsung tiga hari, nanti kalau tiga hari tidak ketemu akan diperpanjang seminggu," kata Nugroho. (sip/sip)