DetikNews
Kamis 13 Juni 2019, 13:37 WIB

Terima Banyak Protes, Ganjar Usul Mendikbud Gelar Rakor Nasional PPDB

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Terima Banyak Protes, Ganjar Usul Mendikbud Gelar Rakor Nasional PPDB Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Foto: Arbi Anungrah/detikcom
Semarang - Aturan zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA online 2019 mendapatkan banyak protes di Jawa Tengah. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo kemudian kepad Mendikbud untuk diadakan rapat koordinasi secara nasional.

"Saya setiap hari ditanya masyarakat terkait PPDB online ini. Mereka bertanya soal zonasi serta minimnya tempat bagi siswa berprestasi karena kuota yang disediakan hanya 5 persen. Maka tadi malam saya menggelar rapat dengan Dinas. Tadi malam sudah nyambung ke staf ahli kementrian pendidikan, alhamdulillah tadi malam Pak Menteri telepon," kata Ganjar kepada wartawan di ruang kerjanya, Jalan Pahlawan, Semarang, Kamis (13/6/2019).

Ganjar kemudian mengusulkan agar dilakukan rakor secara nasional karena beberapa provinsi menerapkan aturan berbeda soal zonasi. Politisi PDIP itu berharap agar aturan diseragamkan.

"Maka tadi malam saya usul ke Pak Menteri, daripada berbeda-beda seluruh Indonesia, bagaimana kalau digelar evaluasi dan rakor bersama untuk menyamakan persepsi," imbuhnya.


Ganjar mengungkap saat ini Mendikbud menggelar rakor terkait PPDB online hari ini pukul 14.00 WIB.

"Alhamdulillah direspon cepat oleh Pak Menteri, hari ini jam 14.00 WIB Kementerian menggelar Rakor soal ini," ujar Ganjar.

Ganjar mengaku paham pada salah satu tujuan sistem zonasi yaitu agar tidak ada lagi sekolah favorit dan kualitas pendidikan merata. Namun menurutnya tidak bisa dipungkiri masih banyak protes dari warga sehingga tetap harus ada jalan keluar. Ia pun berharap hasil rakor nanti bisa memberikan jalan keluar.


Selain itu, Ganjar juga membuka ruang publik untuk warga menyampaikan usulan soal PPDB dalam kurun waktu lima hari dimulai hari ini. Usulan bisa disampaikan lewat akun media sosial Ganjar di Instagram atau twitter.

"Silakan kalau masyarakat memiliki masalah terkait PPDB dapat lapor k saya, bisa lewat twitter, instagram, facebook atau aplikasi laporgub. Saya tunggu masukannya mulai hari ini sampai lima hari ke depan," katanya.
(alg/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed