detikNews
Rabu 29 Mei 2019, 11:01 WIB

Polisi Wonogiri Selidiki Kasus KLB Keracunan Usai Santap Ayam Kremes

Aris Arianto - detikNews
Polisi Wonogiri Selidiki Kasus KLB Keracunan Usai Santap Ayam Kremes Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Purbo Adjar Waskito. Foto: Aris Arianto/detikcom
Wonogiri - Polres Wonogiri saat ini masih melakukan penyelidikan kasus keracunan pada 93 orang di Baturetno Wonogiri. Belum bisa dipastikan pemicu kasus yang membuat satu korban meninggal tersebut.

"Kami belum tahu makanan apa yang membuat keracunan, karena yang dikonsumsi tidak hanya satu jenis. Mungkin juga ada faktor lain, itu yang kami selidiki terus," ungkap Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Purbo Adjar Waskito kepada wartawan di aula Mapolres Wonogiri, Rabu (29/5/2019).

Para korban, jelas dia memperoleh nasi kotak kardus dilengkapi menu ayam kremes dengan lalapan dan sambal. Selain nasi kotak, warga juga disuguhi snack sosis basah, kroket, lemper ketan, kerupuk, dan jeruk.


"Jadi ada makanan berat dan makanan ringan. Ada total 100 porsi makanan yang disiapkan pemilik rumah," tutur dia.

Pihaknya telah mengambil sampel makanan. Baik dari sisa muntahan, maupun yang belum sempat dikonsumsi para korban. Semua sampel bakal dicek ke laboratorium.

"Untuk tersangka, belum sampai ke arah sana. Masih proses pengumpulan keterangan para saksi. Pemilik warung juga berstatus saksi. Nantilah ketika ada hasilnya kami kasih tahu," tandas AKP Purbo.


Sampai saat ini korban total mencapai 93 orang. Satu orang di antaranya yang bernama Purwanto (48) meninggal dunia.

Diberitakan sebelumnya, puluhan warga Baturetno Wonogiri, mengalami keracunan massal setelah mengkonsumsi ayam goreng keremes sajian kenduri 40 hari meninggalnya warga setempat. Mereka menyantap nasi pada Minggu (26/5) malam. Nasi dibungkus dalam kardus dilengkapi ayam goreng kremes, sambal dan lalapan.

Dinas Kesehatan Wonogiri menetapkan kasus ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) semalam. "Jadi KLB, karena ada yang meninggal dunia. Sampai malam ini jumlah korban mencapai 93 orang," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Wonogiri, Adhi Dharma kepada detikcom, Rabu (18/5) malam.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed