Tinjauan dilakukan dini hari mulai dari Klinik hewan hingga runah pemotongan hewan Penggaron Semarang didampingi Wakilnya, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Kepala Dinas Pertanian, Wahyu Permata Rusdiana. Saat melihat cacing dalam hati di klinik, ia meminta hati sapi tersebut tidak dijual.
"Ada satu pedagang yang hatinya ada cacingnya. Kemudian dipotong-potong agar tidak dijual," kata Hendi, Minggu (19/5/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada 4 mobil angkut daging, kadar air di bawah 80 persen. Kalau lebih 80 persen tidak boleh dijual," jelasnya.
Ia menjelaskan, dalam sehari kebutuhan daging sapi di Kota Semarang mencapai 11 ton. Stok itu dipasok dari peternak di Semarang dan luar Semarang.
"Kebutuhan akan naik mulai H-5. Kalau harga naik sedikit wajar asal suplai jangan kurang. Kenaikan harga jangan membebani konsumen," tegasnya.
Saat ini harga daging sapi di pasaran Kota Semarang sekitar Rp 100 ribu per kilogram. Salah satu pedagang besar di RPH Penggaron, Ny. Mardi (67) mengatakan daging kualitas nomor 1 dijual dengan harga Rp 110 ribu dan daging nomor 2 dijual Rp 90 ribu.
"Biasanya (kalau naik) masih wajar, nomor 1 sekitar Rp 130 ribu yang nomor dua sekitar Rp 100 ribu. Kalau puncak kenaikan harga biasanya H-3 lebaran," katanya.
Simak Juga 'Daging Tak Matang Bisa Bikin Infeksi Cacing Pita Sampai ke Otak':
(alg/bgs)











































