DetikNews
Jumat 17 Mei 2019, 07:30 WIB

Round-Up

AKP Aditia Dibawa ke Singapura, 5 Penganiayanya Sudah Ditangkap

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
AKP Aditia Dibawa ke Singapura, 5 Penganiayanya Sudah Ditangkap AKP Aditia Mulya Ramdhani, kanan. (Foto: Aris Arianto/detikcom)
Sukoharjo - Mantan Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Aditia Mulya Ramdhani, akhirnya dipindah dari RS dr Oen Solo Baru Sukoharjo ke Singapura. Korban pengeroyokan kelompok perguruan silat itu akan menjalani pengobatan di Singapore General Hospital (SGH).

Sebelum dibawa ke Singapura, Aditia sempat diperiksa oleh perwakilan dokter SGH yang ada di Indonesia, dr Yohanes. Hasil pemeriksaan menjadi pertimbangan SGH menerima Aditia sebagai pasien.

"Ini kan permintaan keluarga. Pertimbangannya kalau di sana dijamin steril, tidak boleh ada yang keluar masuk ICU," ujar Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Pol Tri Yuwono saat ditemui di RS dr Oen Solo Baru, Kamis (16/5).


Setelah disetujui SGH, Aditia diberangkatkan ke Singapura pada Kamis sore. Dia keluar dari ruang ICU dan dimasukkan ke dalam ambulans sekitar pukul 15.50 WIB.

Dokter, perawat, keluarga dan aparat kepolisian ikut dalam rombongan pengantar Aditia. Mantan Kapolsek Pasar Kliwon Solo itu diberangkatkan via Bandara Adi Soemarmo.

"Pakai pesawat khusus dari Bandara Adi Soemarmo, pukul 16.00 WIB. Langsung ke Singapura," ujar Tri.


Aditia sudah delapan hari dirawat di RS dr Oen Solo Baru. Menurut Tri, kondisi Aditia belum menunjukkan perubahan signifikan sejak pertama kali masuk RS.

"Masih GCS (Glasgow Coma Scale) 4, masih koma. Belum ada perubahan," katanya.

Sementara itu, kasus pengeroyokan pada Rabu (8/5) malam tersebut sudah menemukan titik terang. Polisi telah menahan lima orang tersangka yang diduga terlibat pengeroyokan.


Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan telah menahan lima orang tersangka. Selain itu, polisi juga masih mengejar tiga orang lainnya.

"Tiga orang DPO. Sudah 22 saksi yang diperiksa," kata Rycko kepada wartawan di kantornya, Kamis (16/5/2019).

Polisi sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadia, yakni di sekitar SPBU Sudimoro, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri. Ditemukan handy talky (HT) milik Aditia dan benda yang diduga digunakan untuk melakukan penganiayaan kepada Aditia.

"Lima tersangka ditahan termasuk alat bukti batu, alat pemukul," ujar Rycko.


Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Purbo Adjar Waskito, menyebut lima orang tersangka mengaku bukan sebagai pengeroyok pertama. Jumlah tersangka pun dimungkinkan bisa bertambah

"Berdasarkan pengakuan para tersangka, mereka bukan yang pertama kali menganiaya. Jadi sebelum mereka melakukan (penganiayaan), sudah ada orang-orang yang lebih dulu menganiaya AKP Aditia," kata Purbo, Kamis (16/5).


Pihaknya menyebutkan masih terus mendalami pengakuan para tersangka itu, termasuk tentang jumlah keseluruhan pelaku pengeroyokan. Yang pasti, Purbo meminta para pelaku lainnya segera menyerahkan diri.

"Akan lebih baik menyerahkan diri, langkah itu membuktikan kalau mau bekerjasama. Itu memudahkan semua proses nantinya," tandas AKP Purbo.
(bai/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed