DetikNews
Jumat 26 April 2019, 14:19 WIB

Bocah di Pekalongan Tewas Diduga Keracunan Permen, Pemkot Lakukan Ini

Robby Bernardi - detikNews
Bocah di Pekalongan Tewas Diduga Keracunan Permen, Pemkot Lakukan Ini Rumah sakit tempat salah satu korban keracunan dirawat (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Kota Pekalongan - 2 anak di Kota Pekalongan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi sebuah permen cokelat yang dibeli di warung. Satu orang meninggal dunia. Pemkot Pekalongan segera mengambil langkah uji kandungan permen tersebut ke laboratorium.

Untuk memastikan premen cokelat bermasalah atau tidak, hari ini Dinas Kesehatan Kota Pekalongan membawa sampel permen untuk dilakukan uji laboratorium ke BPOM Semarang.

"Hari ini, kita bawa sampel (permen cokelat) ke Semarang untuk dilakukan uji lab," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto, pada detikcom, Jumat (26/4/2019).


Pemeriksaan dilakukan untuk menguji kandungan permen cokelat tersebut, apakah mengandung bahan yang membahayakan untuk dikonsumsi atau tidak. "Kita tunggu hasilnya untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya," katanya.

Yang terpenting, menurutnya, agar selanjutnya masyarakat berhati-hati aaat membeli makanan kemasan agar memperhatikan ada atau tidaknya kode produksi dan legalitas dari BPOM.


Seperti diberitakan sebelumnya, 2 anak di Kota Pekalongan diduga mengalami keracunan setelah mengonsumi sebuah permen cokelat. Satu orang meninggal dunia dan satu orang lagi saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Anak yang meningal dunia bernama, Jesika Putri (5) warga Panjang Wetang, Gang 1 Kecamatan Pekalongan Utara. Jesika meninggal saat masih dalam perawatan di RSUD Bendan. Sedangkan Nur Syafia Rahma (5) kini masih menjalani peraatan di RSU Budi Rahayu.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed