detikNews
Senin 22 April 2019, 14:34 WIB

15 SMP/MTs di Bantul Masih Menumpang Ujian

Pradito Rida Pertana - detikNews
15 SMP/MTs di Bantul Masih Menumpang Ujian Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Bantul - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul mencatat ada 15 Sekolah yang terpaksa menumpang saat UNBK tingkat SMP/MTs. Karena itu, Disdikpora mengupayakan pengadaan komputer.

"Untuk SMP dan MTs di Bantul yang UNBKnya masih menumpang ada 15 Sekolah, semuanya swasta. Penyebabnya masih menumpang saat UNBK karena mereka (15 SMP/MTs yang menumpang saat UNBK) belum punya sarana komputer yang memadahi," ujar Sekretaris Disdikpora Kabupaten Bantul, Daeng Daeda saat ditemui di ruang kerjanya, Kantor Disdikpora Kabupaten Bantul, Jalan Lingkar Timur Manding, Desa Trirenggo, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, Senin (22/4/2019).

Daeng melanjutkan, 15 Sekolah yang menumpang untuk UNBK terdiri dari 3 MTs dan 12 SMP yang berlokasi di Kecamatan Srandakan, Pandak, Kasihan dan Bantul. Sedangkan untuk jumlah murid yang melaksanakan UNBK secara menumpang ada 356 murid yang terdiri dari 244 murid laki-laki dan 112 murid perempuan.

"Kalau dibandingkan dengan tahun lalu tidak ada perubahan, karena tahun lalu jumlah Sekolah (SMP/MTs) yang menumpang saat UNBK juga 15," katanya.

Meski tidak ada peningkatan atau penurunan jumlah, Daeng menyebut pelaksanaan UNBK tingkat SMP/MTs mengalami kemajuan dengan hanya menerapkan 2 sesi ujian perharinya.

"Pertahun ini UNBK (tingkat SMP dan MTs di Kabupaten Bantul) sudah tidak 3 sesi, hanya 2 sesi saja. Itu karena pengadaan (komputer) tahun kemarin di semua SMP Negeri," ucap Daeng.

Terkait upaya menekan jumlah SMP/MTs yang masih menumpang saat UNBK, Daeng mengatakan bahwa Disdikpora akan mengupayakan pengadaan fasilitas UNBK. Menurutnya, hal itu rencananya terealisasi tahun depan.

"Memang untuk (SMP/MTs) swasta kita belum mampu berikan bantuan (fasilitas UNBK) ya, karena saat ini baru memprioritaskan yang Sekolah negeri dulu. Tapi tahun depan harapannya kita bisa melakukan pengadaan secara bersamaan (Sekolah negeri dan swasta)," ujarnya

Daeng menambahkan, bahwa Disdikpora belum menemukan Sekolah yang mengalami kendala saat pelaksanaan UNBK. Hal itu berdasar pemantauannya bersama Wakil Bupati Kabupaten Bantul, Abdul Halim Muslih ke sejumlah SMP dan MTs di Kabupaten Bantul.

"Alhamdulillah untuk sesi pertama (UNBK) tadi lancar, dan untuk sesi kedua juga mudah-mudahan lancar. Yang jelas Sekolah yang terkendala listrik belum ada sampai saat ini," pungkasnya.

(bgk/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed