"Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi pada pukul 14.46 WIB, durasi 100 detik, jarak luncur 1.000 meter ke arah hulu Kali Gendol," jelas Kepala BPPTKG, Hanik Humaida dalam keterangannya, Selasa (9/4/2019).
Merapi belakangan memang kerap mengeluarkan awan panas guguran dan guguran lava. Berdasarkan cacatan BPPTKG, Senin kemarin terjadi enam kali guguran lava dengan jarak luncur antara 300-1.000 meter.
Terkait aktivitas Gunung Merapi ini, BPPTKG sudah mengeluarkan sejumlah rekomendasi. Di antaranya meminta jarak tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.
"Masyarakat, khususnya yang berada di Kawasan Rawan Bencana III diimbau untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa, serta selalu mengikuti informasi (terkait) aktivitas Merapi," ujarnya.
"Pemerintah daerah dan masyarakat agar mengantisipasi bahaya abu vulkanik. Masyarakat agar (turut) mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi," tutupnya.











































