"Ya tentu kalau dengan PKS jelas kita punya platform yang sangat berbeda ideologi yang berbeda kami tidak bisa menerima upaya untuk mengeksklusifkan Indonesia tidak seperti dengan PKS," kata Tsamara kepada wartawan di sela-sela safari politiknya di Purworejo, Selasa (9/4/2019).
"Kami tidak bisa menerima upaya-upaya sempit dari PKS seperti dalam memahami menghapus rancangan undang-undang kekerasan seksual misalnya, itu adalah hal-hal yang sangat bertentangan dengan prinsip dan perjuangan PSI, wajar kalau sekjen kami menyatakan bahwa kami tidak akan berkoalisi dengan PKS," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: PSI 'Haramkan' Koalisi, PKS: Kami Hargai |
Sebelumnya, Sekjen PSI, Raja Juli Antoni, menyebut haram hukumnya bagi PSI untuk berkoalisi dengan PKS.
"Sebagai partai nasionalis ideologis, PSI tidak akan berkoalisi dengan PKS di seluruh pilkada gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia. Haram bagi PSI berkoalisi dengan PKS," kata Toni, sapaan Raja Juli Antoni. (mbr/mbr)










































