DetikNews
Jumat 22 Maret 2019, 20:54 WIB

Sandi Prihatin Pemecatan Guru Honorer Gegara Pamer Stiker Prabowo

Ristu Hanafi - detikNews
Sandi Prihatin Pemecatan Guru Honorer Gegara Pamer Stiker Prabowo Sandiaga di Sleman (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)
Sleman - Cawapres Sandiaga Uno, mengaku prihatin atas pemecatan 6 orang guru honorer SMA 9 Kronjo, Tangerang, buntut pose dua jari sambil memegang stiker Prabowo-Sandi. Menurut Sandi, pilihan politik adalah hak setiap warga negara.

"Itu membuat kami prihatin. Kami sudah memberikan statement bahwa pilihan politik itu kan langsung, umum, bebas dan rahasia. Dan apapun yang diungkapkan itu adalah sebagai bentuk pilihan politiknya," kata Sandi, Jumat (22/3/2019).

Hal itu disampaikannya ketika menjawab pertanyaan wartawan di sela acara Sandiaga bersilaturahmi dengan purnawirawan TNI/Polri dan relawan di Lapangan Tegaltirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman.

"Jangan sampai menjadi salah satu... kan ini kita 5 tahun sekali pilihan politik. Jangan sampai perbedaan justru memecah belah," lanjut Sandi.


Sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengatakan akan menawarkan bantuan hukum.

"Dalam hal ini kita akan lihat situasinya bagaimana, kalau memang seperti itu direktorat advokasi badan hukum Prabowo Sandi akan menawarkan bantuan hukum," ujar Direktur Advokasi dan Hukum BPN, Sufmi Dasco Ahmad, Kamis (21/3).

Dasco merasa heran, pendukungnya kubu 02 selalu disoal apabila menunjukkan gestur dukungan ke Prabowo-Sandiaga. Sementara, menurutnya, jika pendukung 01 melakukan hal serupa, tak pernah dipermasalahkan.

"Di banyak tempat yang berpose untuk 01 nggak ada masalah, ada juga di satu tempat saya dengar di perusahaan swasta berpose 01 atau ikut kampanye 01 juga tak dipermasalahkan. Tapi di banyak tempat ya, di tempat 02 dipermasalahkan kalau dengan 02," kata Dasco.


"Di beberapa daerah yang kemudian ASN-nya di 01 nggak masalah, ini yang honorer ke 02 cuma potret foto-foto jadi masalah," sambungnya.

Dasco mengatakan dirinya telah meminta timnya menginventarisasi kasus-kasus serupa. Selain itu dia juga menyebut akan menindaklanjuti persoalan atau kasus tersebut.

Diberitakan sebelumnya, 6 guru honorer yang berpose dua jari sambil memegang stiker Prabowo-Sandi dipecat oleh Pemprov Banten. Keenamnya dipecat dari tenaga honorer guru SMA 9 Kronjo, Tangerang, karena berpose sambil memajang foto Prabowo-Sandi di ruang guru.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed