detikNews
Rabu 13 Maret 2019, 07:59 WIB

Round-Up

Polisi Amankan Pria Bawa Bahan Peledak di Mako Brimob Yogya

Ristu Hanafi - detikNews
Polisi Amankan Pria Bawa Bahan Peledak di Mako Brimob Yogya Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Sleman - Polisi mengamankan RDY, seorang pria warga Sleman karena membawa tas berisi diduga bahan peledak di Mako Brimob Polda DIY, di Baciro, Kota Yogyakarta. RDY langsung digelandang ke Mapolda DIY, Jalan Padjajaran Ringroad Utara, Sleman untuk menjalani pemeriksaan.

"Pukul 09.30 telah diamankan seorang laki-laki, RDY warga Sleman, pekerjaan swasta. Mendatangi Mako Brimob menanyakan alamat, oleh anggota kita kemudian diamankan karena sebagaimana SOP yang diterapkan di kantor kita, seluruh yang berkunjung ke kantor kita periksa, di dalam tasnya ditemukan beberapa bahan atau barang peledak," kata Direktur Reskrimum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo kepada wartawan di Mapolda DIY, Selasa (12/3/2019) sore.

"Ada 35 butir peluru, 9 di antaranya peluru hampa. Tapi masih diteliti jenisnya apa, tipenya apa dan peruntukan senjatanya untuk apa. Harus diteliti, dipastikan, karena untuk kepentingan penyidikan," lanjutnya.

Polisi telah membuat laporan polisi model A sebagai dasar pemeriksaan terhadap RDY. Namun hingga kini polisi belum bisa menyimpulkan apa motif, dari mana asal dan akan dipakai untuk apa barang-barang yang dibawa RDY itu. Termasuk juga apakah RDY terkait kelompok tertentu.

"Statusnya sekarang dilakukan penyelidikan atas dugaan orang yang membawa bahan peledak. Kita belum bisa pastikan itu juga bawa magasin atau bukan. Tidak ada pistol atau benda tajam lainnya," terangnya.

Sementara itu berdasarkan hasil pemeriksaan awal, keterangan RDY disebut polisi berubah-ubah. Polisi pun bakal menggandeng dokter untuk memeriksa kondisi kejiwaan RDY.

"Kita panggil dokter untuk pastikan juga kejiwaannya. Ada inkonsisten keterangan, keterangannya berubah-ubah, sehingga pemeriksaan awal memakan waktu," ungkap Hadi.

"Untuk sementara ada barang-barang yang cukup bukti untuk kita sangkakan nanti sebagai barang yang kepemilikannya harus ada izin, yaitu barang bahan peledak. Karena peluru atau amunisi termasuk bahan peledak, sementara dikenakan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951," imbuhnya.

(bgk/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed