Terpecah dalam hal ini dimaksudkan, berbeda pilihan dalam menyongsong Pilpres pada 17 April mendatang. Ada yang condong untuk pasangan calon Presiden-wakil Presiden 01, dan ada pula yang ke nomor 02.
Meski demikian, Gus Yasin, sapaan akrabnya, meyakini kondisi terpecahnya GPK Jateng hanyalah bagian kecil saja. Dan tidak mengkhawatirkan berimbas kepada suatu hal yang besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gus Yasin menegaskan, pengurus partai sampai saat ini tetap solid untuk mendukung salah satu pasangan calon pada Pilpres mendatang, yakni nomor urut 01. Ia pun menyebut, pihak partai telah solid untuk tetap mengkampanyekan paslon nomor urut 01.
"Kami tidak memungkiri itu. Tapi kan kita beda partai, pengurus partai solid. Tetap kampanye di 01," aku Gus yasin.
"Harapannya saya sebagai santri, aturan di Pesantren walau tidak tertulis, tapi tetap dijalankan. Artinya apa, kita bermusyawarah, berdiskusi, gelutan di forum diskusi. Setelah itu kita harus ngopi bareng," pungkasnya.