detikNews
Minggu 24 Februari 2019, 19:18 WIB

TNI Isi Jabatan Sipil, Luhut: Yang Nolak Itu Orang Tidak Ngerti

Ristu Hanafi - detikNews
TNI Isi Jabatan Sipil, Luhut: Yang Nolak Itu Orang Tidak Ngerti Luhut Pandjaitan pada acara LBP Talk di Sleman (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)
Sleman - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Letjen (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan tidak ada rencana untuk mengembalikan dwifungsi ABRI/TNI. Wacana yang ada adalah menempatkan TNI aktif ke pos atau jabatan di pemerintahan yang sesuai dengan kapasitasnya.

"Nggak ada, nggak ada, ngarang itu dwifungsi ABRI. Segala macam pengin main-mainin isu. Kan kita nggak bego," kata Luhut di sela acara LBP Talk di Ballroom Westlake Resort, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (24/2/2019).


Luhut menerangkan, wacana yang ada adalah menempatkan TNI aktif ke pos atau jabatan di pemerintahan yang sesuai dengan kapasitasnya.

"Yang ada itu, sudah saya ngomong berkali-kali, kan saya dulu saya Menkopolhukam, sekarang Menko Maritim, banyak jabatan di Menko Maritim itu, karena kelautan ya, itu eloknya diisi orang yang betul-betul mengerti laut. Yang ngerti laut itu karena menyangkut keamanan, itu banyak dari Angkatan Laut, gitu aja," jelasnya.

"Enggak semua di kementerian, kalau di semua keliru," sambungnya.

Luhut pun mempersilakan jika ada pihak yang menolak wacana itu.

"Ya silakan saja nggak ada masalah ditolak, sekarang kita mesti milih mana, itu orang yang tidak ngerti. Seperti di Polhukam itu ada yang tentara, ada yang sipil, kenapa nggak ditolak," imbuhnya.



Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di detik.com/pemilu
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com