DetikNews
Rabu 13 Februari 2019, 18:39 WIB

Bantah Surat Pengakuan Sandiwara dengan Sandi, Subkhan: Fitnah Keji!

Imam Suripto - detikNews
Bantah Surat Pengakuan Sandiwara dengan Sandi, Subkhan: Fitnah Keji! Moh Subkhan. Foto: Imam Suripto/detikcom
Brebes - Beredar surat permohonan maaf dari Moh Subkhan yang menyatakan bahwa dirinya mengaku bersandiwara saat menangis di depan Cawapres 02, Sandiaga Uno di Brebes. Namun hal tersebut dibantah oleh Subkhan.

"Itu fitnah, demi Allah saya tidak pernah membuat surat itu. Fitnah keji itu. Sekali lagi saya bersumpah tidak pernah membuat dan menandatangani surat pernyataan itu," tegas Subkhan saat ditemui wartawan di Brebes, Rabu (13/2/2019).

Kepada awak media, Subkhan bahkan menunjukkan tandatangan asli yang tertera di KTP elektronik dan SIM. Menurutnya tandatangan yang tertera dalam surat permintaan maaf itu berbeda dengan yang di KTP maupun SIM miliknya.

Subkhan menunjukkan tandatangan di SIM dan KTP miliknya. Subkhan menunjukkan tandatangan di SIM dan KTP miliknya. Foto: Imam Suripto/detikcom

"Ada yang khusus pada tandatangan asli saya. Berbeda sekali dengan yang ada di surat pernyataan itu," sambungnya.

Subkhan menambahkan akan menempuh jalur hukum terhadap orang yang membuat surat palsu tersebut. Dia akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan pihak berwenang untuk mengurus masalah ini.


Seperti diketahui, beredar surat yang berisi pernyataan permohonan maaf terbuka kepada warga Brebes. Dalam surat itu Subkhan mengaku telah melakukan sandiwara saat bertemu Sandiaga Uno di Brebes.

Surat yang beredar.Surat yang beredar. Foto: Istimewa


Berikut isi suratnya:

Dengan sadar menyatakan, saya Moh Subkhan, S.Si beralamat di Tegalglagah, Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah.

Melalui surat terbuka ini, saya menyampaikan permohonan maaf kepada publik dan masyarakat Kabupaten Brebes.

Selaku Mantan Komisioner KPU Brebes Divisi Sosialisasi, Pendidikan pemilihan dan Hubungan Antar Lembaga, saya merasa bersalah telah melakukan kebohongan di depan Cawapres Nomor urut 02 Sandiaga Uno ketika kampanye di Brebes. Apa yang saya lakukan hanya menjalankan skenario sesuai arahan tim sukses.

Demikian surat pernyataan permohonan maaf terbuka saya buat dengan sadar, benar dan tanpa tekanan dari pihak manapun.

Di bagian bawah pojok kanan surat terbuka tersebut tercantum nama Moh Subkhan yang ditandatangani di atas materai Rp6000.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed