Jurnalis Balairung Diperiksa Polisi, UGM: Kalau Minta Pasti Kita Dampingi

Usman Hadi - detikNews
Kamis, 17 Jan 2019 10:11 WIB
Kabag Humas dan Protokol UGM, Iva Aryani. Foto: Usman Hadi/detikcom
Yogyakarta - Jurnalis Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa (BPPM) Balairung yang juga mahasiswa UGM Yogyakarta, Thovan Sugandi, akan diperiksa penyidik Polda DIY siang nanti. Bagaimana tanggapan UGM?

Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM Yogyakarta, Iva Aryani, mengatakan pihaknya membuka kemungkinan memberikan pendampingan hukum buat Balairung Pers yang sedang diperiksa penyidik Polda DIY.

"Kalau memang memerlukan bantuan hukum dan meminta bantuan hukum ke universitas pasti kita dampingi. Biar bagaimana pun kan itu (awak Balairung Pers) anak-anak kita ya," ujar Iva saat dimintai konfirmasi wartawan, Kamis (17/1/2019).

Polda DIY memang sedang mengusut kasus dugaan perkosaan mahasiswi KKN UGM. Thovan diperiksa berkaitan dengan berita berjudul 'Nalar Pincang UGM atas Kasus Perkosaan' yang diterbitkan di laman balairungpress.com.


Pihak UGM, kata Iva, menghormati dan tidak bisa mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan. Namun bila diminta oleh BPPM Balairung, pihak kampus akan suka rela memberikan pendampingan hukum.

"Jadi kita support apa yang dilakukan oleh kepolisian dalam menangani kasus ini, dan kita juga support mahasiswa UGM. Jika (BPPM Balairung) memerlukan bantuan UGM pasti akan turun tangan untuk membantu," tuturnya.


Sementara hingga kini pihak UGM belum menerima permintaan pendampingan hukum dari BPPM Balairung. Oleh karenanya, lanjut Iva, pihaknya belum memberikan pendampingan hukum kepada mereka yang diperiksa polisi.

"Sepengetahuan saya belum (ada permintaan dari BPPM Balairung). Tapi nanti coba akan saya cek... Siapa pun mahasiswa UGM yang memerlukan (bantuan hukum) pasti kita fasilitasi, itu kan anak-anak kita juga," pungkas dia.


Saksikan juga video 'KKN UGM Diguncang Skandal Dugaan Pelecehan Seksual':

[Gambas:Video 20detik]


Jurnalis Balairung Diperiksa Polisi, UGM: Kalau Minta Pasti Kita Dampingi



(sip/sip)