Banjir di Jateng Selatan, Banyak Sampah Nyangkut di Jembatan KA

Rinto Heksantoro - detikNews
Kamis, 17 Jan 2019 10:05 WIB
Tumpukan sampah di Jembatan KA di Gombong-Karanganyar akibat banjir (Foto: Dok PT KAI Daop 5)
Kebumen - Banjir melanda Jateng kawasan selatan sejak kemarin. Meski demikian, pihak PT KAI memastikan bahwa perjalanan kereta api (KA) tidak terganggu. Namun PT KAI menempatkan petugas di kawasan rawan, termasuk di jembatan rel KA.

Banjir melanda Kabupaten Kebumen, Purworejo, Banyumas daan Cilacap dan daerah lain di Jateng kawasan selatan. Puluhan desa pun terendam. Namun pihak PT KAI Daop 5 Purwokerto menegaskan kejadian tersebut tidak sampai mengganggu perjalanan kereta api.

"Perjalanan KA tetap sesuai jadwal," kata Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto ketika dihubungi detikcom, Kamis (17/1/2019) pagi.
Banjir di Jateng Selatan, Banyak Sampah Nyangkut di Jembatan KAKetinggian air sungai nyaris menyentuh rel (Foto: Dok PT KAI Daop 5)


Untuk menjaga keselamatan dan mencegah hal yang tidak diinginkan, kata Supriyanto, PT KAI menempatkan personil di beberapa titik jembatan yang dianggap rawan. Jembatan kereta di atas sungai dipantau terus oleh petugas sekaligus memantau kondisi sungai.

"Seperti siang kemarin, ketika banyak kotoran yang nyangkut antara Gombong-Karanganyar di jembatan KA no 1707 di KM 437. Ketika air sungai sudah tinggi, segera kita bersihkan sehingga aliran lancar dan tidak sampai mengganggu perjalanan KA. PT KAI tetap mengutamakan keselamatan perjalanan KA sehingga akan selalu memastikan kondisi prasarana (jalur KA) dalam kondisi aman," tambah Supri.


Banjir di Jateng Selatan, Banyak Sampah Nyangkut di Jembatan KASampah di Jembatan KA di Gombong-Karanganyar (Foto: Dok PT KAI Daop 5)

Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras terus mengguyur wilayah selatan Jawa Tengah sejak Selasa (15/1) malam. Meski tidak ada korban jiwa, sedikitnya 22 desa di Kebumen dan 16 desa di Purworejo terendam banjir.

(mbr/mbr)