Ombak Tinggi, Pencarian Nelayan Samas Tetap Dilanjutkan

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 07 Jan 2019 15:25 WIB
Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Bantul - Pencarian terhadap seorang nelayan Pantai Samas, Bantul terus dilakukan Tim SAR. Penyisiran dilakukan dari Pantai Samas hingga Pantai Baru. Namun, karena ombak tinggi pencarian dilanjutkan dengan melakukan penyisiran sepanjang pantai. perahu nelayan juga belum diturunkan.

Komandan tim operasi pencarian di Pantai Samas, Morgan Hidayat mengatakan, pencarian terhadap Purwanto alias Gareng (37), warga Desa Bugel, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo telah dilakukan sejak pagi hingga siang hari. Namun, hingga saat ini tim SAR belum menemukan keberadaan korban.

"Pencarian hari ini (Senin 7/1/2019) melibatkan tim SAR gabungan. Jadi ada tim (SAE) yang menyisir dari Pantai Samas ke arah barat menuju Pantai Baru dan satu tim lagi menyisir dari Pantai Baru ke arah Pantai Samas," katanya saat ditemui di Pantai Samas, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Senin (7/1/2019).

"Tadi pagi sebenarnya mau langsung menurunkan parahu jukung untuk menyisir. Tapi karena ombaknya besar, penyisiran hanya dengan pengamatan dari bibir Pantai (Samas). Untuk hasil pencarian tadi pagi masih nihil," imbuhnya.

Selain itu, tim SAR gabungan juga telah menyisir bibir Pantai dengan mobil sembari melakukan pengamatan. Pencarian akan terus dilakukan, karena melihat kondisi gelombang dan arus saat ini mengarah ke barat, dan sangat dimungkinkan korban terseret arus ke barat.

"Kalau memungkinkan pencarian akan dilanjutkan dengan menggunakan parahu jukung. Pencarian nantinya akan menyasar hingga suwangan (muara) Sungai Progo, karena arusnya sekarang ke barat," ucap Morgan yang juga anggota Basarnas Yogyakarta.

Sementara itu, Ketua nelayan Pantai Samas, Sigit mengatakan para nelayan Pantai Samas bersama tim SAR juga melakukan pencarian tadi malam, Minggu (6/1/2019). Area pencarian telah diperluas baik ke arah timur dan barat Pantai Samas.

"Tadi malam kami juga ikut melakukan pencarian, ada tiga regu tadi malam yang ikut mencari Gareng. Tapi hasilnya tetap belum ketemu, ya semoga hari ini Gareng bisa ditemukan," katanya.

Sebelumnya, sebuah kapal nelayan terbalik usai dihantam ombak besar Pantai Samas, Kecamatan Sanden. Satu orang berhasil selamat, sedangan satu orang lagi belum ditemukan.
Ombak Tinggi, Pencarian Nelayan Samas Tetap Dilanjutkan Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian yang terjadi Minggu (6/1/2019) siang berawal saat perahu nelayan bernama Baru Mukti 05 hendak berlabuh di Pantai Samas. Namun, belum sempat mencapai pesisir Pantai, perahu tersebut malah terbalik.

"Dari pengakuan saksi tadi, kapal terbalik akibat hantaman ombak besar," kata Pipit saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Minggu (6/1/2019).

Akibat perahu terbalik, lanjut Pipit, membuat dua orang bernama Purwanto alias Gareng (37), warga Desa Bugel, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo dan Yuli Faska (25), warga Desa, Kecamatan Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul terlempar ke laut. Mengetahui hal itu, warga dan tim SAR langsung memberikan pertolongan.

"Untuk korban Yuli Faska berhasil diselamatkan, tapi korban bernama Gareng sampai saat ini belum ditemukan," ujarnya.

Tim SAR tengah menunggu ombak surut untuk melanjutkan pencarian terhadap nelayan yang hilang di Pantai Samas, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul. (bgs/bgs)