Perusakan Nisan di Pemakaman Umum Kota Magelang Bertambah

Eko Susanto - detikNews
Kamis, 03 Jan 2019 18:15 WIB
(Foto: Ilustrasi/Thinkstock)
Kota Magelang - Perusakan nisan makam di Kota Magelang, bertambah. Selain nisan di TPU Giriloyo, perusakaan nisan juga terjadi di TPU Kiringan dan TPU Malangan.

Kapolres Magelang Kota AKBP, Kristanto Yoga Darmawan, mengatakan ada dua makam lagi yang dirusak yakni TPU Kiringan dan TPU Malangan.

"Ada dua makam lagi ternyata mengalami kerusakan, TPU Kiringan dan TPU Malangan," kata Kristanto saat dihubungi detikcom, Kamis (3/1/2019).

Setelah adanya laporan tersebut, kata dia, pada Rabu (2/1/2019), malam sudah memintai keterangan kepada saksi-saksi. Adapun saksi yang sudah dimintai keterangan ada 4 orang.

"Kita mintai keterangan didapat ciri-ciri fisik dari pelaku. Jika dilihat dari ketiga tempat itu dari sebab yang ditimbulkan rata-rata sama pola perusakan. Jadi dimungkinkan memang pelaku yang sama. Kami belum bisa menjelaskan, kami minta waktu masih melakukan penyelidikan," ujar dia.

Sejauh ini, katanya, penyidik mengumpulkan rekaman CCTV dari akses menuju makam. Sedangkan di makam sendiri tidak ada CCTV.

"CCTV akses menuju makam yang kita manfaatkan. Kita optimalkan apakah kira-kira mendapatkan gambaran dari diduga tersangka atau tidak," ujarnya.

"Saya sampaikan bahwa tadi sudah ada beberapa makam di Giriloyo diperbaiki oleh Pemkot Magelang diinisiasi oleh Polres Magelang Kota," katanya.


Sementara itu dihubungi terpisah, Kapolsek Magelang Selatan, Kompol M Choirul Anwar, menambahkan sudah mendatangi Makam Kiringan dan Malangan melakukan olah TKP.

"Kita melakukan olah TKP, minta keterangan saksi-saksi. Sekarang masih melakukan penyelidikan," katanya.

Dari dua makam tersebut ada 9 yang di rusak baik nisan dan bangunan makam tersebut. Sedangkan di TPU Giriloyo ada 12 nisan, terdiri 11 nasrani dan 1 muslim.

Dari 3 lokasi makam yang dirusak, katanya, sudah memeriksa 8 saksi. Sejauh ini penyidik memeriksa CCTV akses menuju makam.

"Ciri-ciri fisik pelaku ada melihat sementara tinggi kurus," ujarnya. (mbr/mbr)