Asyik Banget Cah! Keliling Malioboro Gowes Pakai Jogjabike Aja

Usman Hadi - detikNews
Minggu, 16 Des 2018 09:34 WIB
Jogjabike. Foto: Usman Hadi/detikcom
Yogyakarta - Pemkot Yogyakarta menambah jumlah sepeda berbasis daring lokal 'jogjabike' di sekitar kawasan Malioboro. Kini sepeda yang bisa dipakai wisatawan untuk menyusuri Jalan Malioboro Yogyakarta tersedia 200 unit.

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, menjelaskan penambahan jumlah sepeda 'jogjabike' merupakan upaya pemkot untuk meningkatkan kenyataan wisatawan di jantung pariwisata Yogyakarta, Malioboro.

"Kami ingin menambah sensasi menikmati Yogya ini, salah satunya adalah kami menambah jumlah sepeda. Jadi jogjabike ini merupakan sebuah konsep menikmati pariwisata Yogya," ujar Haryadi, Minggu (16/12/2018).

Jogjabike merupakan sepeda berbasis daring lokal yang mulai diluncurkan Pemkot Yogyakarta, Sabtu (27/10) lalu. Awalnya hanya tersedia 20 sepeda, tapi kini jumlah sepedanya ditambah menjadi 200 unit.

Asyik Banget Cah! Keliling Malioboro Gowes Pakai Jogjabike AjaFoto: Usman Hadi/detikcom



Jogjabike, kata Haryadi, sebenarnya tidak hanya diperuntukkan untuk wisatawan. Masyarakat umum juga bisa menggunakannya, misalnya untuk pulang-pergi ke sekolah maupun untuk berkeliling di Kota Yogyakarta.

"(Jogjabike) bisa digunakan oleh masyarakat yang lain untuk kepentingan apapunlah. Mau dipakai sekolah ya boleh. Tapi semua ini dengan menggunakan aplikasi, jadi nantinya bayar (pakai saldo) di aplikasinya itu," tuturnya.

Asyik Banget Cah! Keliling Malioboro Gowes Pakai Jogjabike AjaFoto: Usman Hadi/detikcom

Haryadi mengatakan, saat ini jogjabike masih dalam masa uji coba sampai akhir tahun. Oleh karenanya, sementara waktu fasilitas jogjabike di jantung pariwisata Yogyakarta, Malioboro, tak dipungut biaya.


"Sementara saja (gratis). Tidak dipungut biaya selama masa uji coba ini. Jadi selama masa uji coba ini belum dipungut biaya," ungkapnya.

Karena berbasis daring, wisatawan yang ingin memanfaatkan jogjabike harus mendownload aplikasi jogjabike terlebih dahulu di smartphone-nya. Setelahnya dia tinggal registrasi dan login untuk memakai aplikasi ini.

Setelahnya ambil sepeda di shelterpit terdekat. Kini, lanjut Haryadi, baru tersedia lima shelterpit jogjabike di Yogyakarta. Yakni di Loko Cafe, Malioboro Mall, Kantor Kepatihan, Museum Vredeburg, dan Taman Pintar.

"Target kami di tahun 2019 sudah ada 1.000 sepeda dan kira-kira 15 shelterpit, sekarang sudah ada 5 shelterpit salah satunya di Taman Pintar," pungkas Haryadi. (sip/sip)