"Radius bahaya 3 kilometer dari puncak Merapi, sebaiknya tidak didaki di kawasan tersebut," kata Jonan, saat meninjau pos pengamatan Gunung Merapi di Kaliurang, Kabupaten Sleman, Rabu (12/12/2018).
Sementara itu untuk wisatawan yang ingin berkunjung ke objek wisata di wilayah Kaliurang maupun Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Jonan mempersilakan.
"Tidak perlu khawatir ke Yogya, berwisata atau berkunjung, karena diperkirakan tidak akan ada erupsi besar (selama libur Natal dan Tahun Baru)," ujar Jonan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dari laporan, potensi adanya erupsi besar, sampai awal Januari diperkirakan tidak. Kalau pun ada, istilahnya guguran lava, muntah dari kawah yang agak penuh, karena ada penambahan lava itu ke dalam mangkok kubah lava sekitar 3.400 meter kubik per hari, sekarang kapasitasnya 357.000 meter kubik jadi mungkin suatu saat tumpah karena ada sudetan ke arah tenggara, arah Kali Gendol. Kalau meletus besar, kalau analisa dari erupsi-erupsi sebelumnya sampai 150 tahun sebelumnya, mestinya nggak ada, hanya tumpah saja," paparnya.
Hasil pengamatan BPPTKG per tanggal 10 Desember 2018, aktivitas Merapi berstatus Waspada (Level II). Saat ini Merapi memasuki fase erupsi efusif berupa pertumbuhan kubah lava dengan posisi kubah lava tergolong stabil. Radius 3 kilometer dari puncak dilarang untuk aktivitas penduduk. (bgs/bgs)











































