DetikNews
Rabu 12 Desember 2018, 20:38 WIB

Jonan Pastikan Aktivitas Gunung Merapi Tak Ganggu Liburan Nataru

Ristu Hanafi - detikNews
Jonan Pastikan Aktivitas Gunung Merapi Tak Ganggu Liburan Nataru Ignasius Jonan di Pos Pengamatan Gunung Merapi (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)
Sleman - Menteri ESDM, Ignasius Jonan, meninjau pos pengamatan Gunung Merapi di Kaliurang, Sleman, DIY. Jonan mengamati secara langsung aktivitas terkini Gunung Merapi menjelang masa libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

"Sebentar lagi dimulai operasi (pengamanan perayaan dan liburan) Natal dan Tahun Baru, pertengahan Desember, jadi kami mengecek untuk antisipasi apakah ada yang perlu dipersiapkan apabila kegiatan vulkanis Gunung Merapi meningkat atau tidak," kata Jonan, Rabu (12/12/2018).

Berdasarkan laporan yang diterima Jonan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), diperkirakan sampai awal Januari 2019 tidak akan ada peningkatan aktivitas yang mengarah terjadinya erupsi besar Merapi.

"Kalau dari laporan, potensi adanya erupsi besar, sampai awal Januari diperkirakan tidak. Kalau pun ada, istilahnya guguran lava, muntah dari kawah yang agak penuh, karena ada penambahan lava itu ke dalam mangkok kubah lava sekitar 3.400 meter kubik per hari, sekarang kapasitasnya 357.000 meter kubik jadi mungkin suatu saat tumpah karena ada sudetan ke arah tenggara, arah Kali Gendol. Kalau meletus besar, kalau analisa dari erupsi-erupsi sebelumnya sampai 150 tahun sebelumnya, mestinya nggak ada, hanya tumpah saja," paparnya.


Jonan pun mengimbau kepada masyarakat tidak perlu khawatir. Wisatawan juga dipersilakan jika ingin berkunjung ke Yogya dan khususnya berlibur ke objek wisata di wilayah Kaliurang.

"Tidak perlu khawatir ke Yogya, berwisata atau berkunjung, karena diperkirakan tidak akan ada erupsi besar (selama libur Natal dan Tahun Baru)," ujar Jonan.


Di kesempatan yang sama, Kepala PVMBG, Kasbani, menambahkan status Gunung Merapi saat ini masih Waspada (Level II) dengan radius bahaya 3 kilometer dari puncak. Sedangkan kondisi di kubah lava Merapi masih tergolong stabil dengan fase erupsi magmatik tipe efusif.

"Tapi di ujung kawah ada potensi guguran lava seperti tanggal 22 November kemarin. Perkembangan pembentukan kubah lava terbilang lambat jika dibandingkan (tahapan) erupsi tahun 2010, saat ini laju pertumbuhan kubah lava 3.400 meter kubik per hari, volume per 10 Desember 2018 357.000 meter kubik, relatif kecil dibandingkan total volume kawah kosong," jelasnya.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed