DetikNews
Senin 10 Desember 2018, 15:50 WIB

Di Balik Penggerebekan Caleg Partai Berkarya Ngamar di Sleman

Ristu Hanafi - detikNews
Di Balik Penggerebekan Caleg Partai Berkarya Ngamar di Sleman Foto: ilustrasi selingkuh (Andhika-detik)
Sleman - Seorang caleg dari Partai Berkarya Kabupaten Bantul, inisial RH (43), digerebek bersama seorang wanita inisial KDA (43) di sebuah kos di Condongcatur, Kabupaten Sleman. Ternyata, keduanya merupakan teman SMP.

"Keduanya teman SMP, kalau saat ini RH statusnya duda, dan KDA punya suami sah," kata Panit Reskrim Polsek Depok Timur, Ipda Bambang Widyatmoko kepada wartawan, Senin (10/12/2018).

Penggerebekan berawal ketika suami KDA, melacak sinyal GPS ponsel istrinya itu dan menunjukkan lokasi di sebuah tempat di Jalan Gambuh, Ganjuran RT09/RW64, Manukan, Condongcatur, pada Minggu (9/12) dini hari. Merasa curiga, suami KDA lantas melapor ke Polsek Depok Timur dan meminta pendampingan untuk melakukan penggerebekan.

"Saat didatangi, RH dan KDA berada di dalam kamar kos, sudah berbuat (berhubungan badan)," jelas Bambang.


Keduanya lantas dibawa ke Mapolsek untuk pemeriksaan lebih lanjut. Suami KDA juga telah membuat laporan resmi dan meminta polisi memproses hukum.

"Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengakui berselingkuh, sebelumnya juga pernah berhubungan badan. Kita juga amankan barang bukti sprei dan tisu dari kamar kos," imbuh Bambang.

"Kalau KDA bersama suaminya ini hubungannya memang sedang renggang, tapi masih sah statusnya sebagai suami-istri, hanya tidak serumah lagi," lanjutnya.

Dalam kasus ini, polisi menjerat dengan pasal 284 KUHP tentang perzinaan. Keduanya juga dibebani wajib lapor ke Polsek.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed