Ubay, Pejabat KLHK Sempat Pulang Kampung Sebelum Lion Air Jatuh

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 07 Nov 2018 17:55 WIB
Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Karanganyar - Pejabat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Ubaidillah Salabi, menjadi korban Lion Air yang jatuh di perairan Karawang. Sebelum meninggal, dia sempat pulang kampung di Karanganyar.

Kakak pertama Ubaidillah, Anis Ridho, mengatakan adiknya sempat menghadiri acara di UGM Yogyakarta. Baru kemudian dia selama tiga hari berada rumah ibu di Desa Karangmojo, Tasikmadu, Karanganyar.

"Kan ada acara di UGM, kemudian menjenguk anak yang kuliah di UGM juga. Kemudian diajak ke sini ketemu eyang. Jumat, Sabtu, Minggu di sini," kata Anis.

Memang sudah kebiasaan Ubay, panggilan Ubaidillah, yang senang mengunjungi rumah kerabat ketika berada di suatu daerah.

"Dia sangat sayang dengan saudara, ponakan. Kalau ke suatu daerah pasti ngabari saudara yang ada di situ, pengin ketemu pasti dihubungi," katanya.

Pada Minggu sore, Ubay pulang dari Karanganyar melalui Yogyakarta ke Jakarta. Dia baru sampai di rumahnya di Bogor pukul 20.00 WIB.

"(Senin) paginya berangkat ke Pangkal Pinang diantar istri ke bandara," ujar dia.

Senin pagi itu pula dia sempat membaca berita mengenai pesawat Lion Air yang hilang kontak. Namun dia tidak menyadari bahwa adiknya berada dalam pesawat itu.

"Selang berapa menit, istri Ubay misscall saya, saya mak tratap, saya hubungi enggak bisa. Akhirnya bisa, lalu dia nangis bilang Ubay masuk di pesawat itu. Saya langsung lemas," ujarnya.


Saksikan juga video 'Siti Nurbaya Beri Kenaikan Pangkat Pejabat KLHK Korban Lion Air':

[Gambas:Video 20detik]

(bai/bgk)