Suasana sedih tampak jelas di raut keluarga saat detikcom berkunjung di kediaman Fita di Perumahan Bougenville, RT 06/ RW 06 , Jl Aggrek IV, Kelurahan Bumirejo, Kecamatan Kebumen. Bahkan, sang ayah J. Simarmata (47) tak henti-henti menangis sambil terus menatap foto anak kesayangannya itu.
Ayah korban sendiri baru mengetahui kabar anaknya ikut dalam penerbangan naas tersebut setelah diberi tahu oleh kerabatnya siang tadi yang menonton siaran televisi. Untuk memastikan hal tersebut, ibu dan kakak korban langsung meluncur ke Jakarta.
"Tahunya dari saudara tadi kesini, katanya lihat di tivi ada pesawat jatuh terus katanya ada nama Fita yang ikut terbang di pesawat itu. Setelah itu kakaknya langsung telepon tanya ke maskapainya ternyata betul," kata ayah korban ketika ditemui detikcom di rumahnya, Senin (29/10/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak ada firasat apapun, tahu-tahu dapat kabar kayak gini. Saya jarang kontak, yang sering kontak itu kakaknya. Terakhir ketemu pas dia pulang 6 bulan yang lalu terus liburan ke Candi Borobudur bareng keluarga," imbuhnya.
Anak ke 3 dari 5 bersaudara pasangan J. Simarmata (47) dan Mani Manik (53) itu hingga kini tidak bisa dihubungi oleh keluarga. Keluarga berharap agar Fita dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
"Mudah-mudahan anak saya dapat segera ketemu dalam keadaan selamat," pungkasnya.
Simak Juga 'Lion Air JT-610 Dinyatakan Layak Terbang':
(bgs/bgs)











































