2 Pekan Berlalu, Kasus Pengrusakan Sedekah Laut Bantul Belum Tuntas

Ristu Hanafi - detikNews
Kamis, 25 Okt 2018 12:09 WIB
Direktur Reskrimum Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo memberikan penjelasan tentang perkembangan penyelidikan pengrusakan Sedekah Laut Bantul. Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Sleman - Dua pekan sudah berlalu sejak peristiwa pengrusakan persiapan acara tradisi Sedekah Laut di Pantai Baru, Kabupaten Bantul pada 12 Oktober 2018. Hingga kini polisi belum berhasil mengungkap siapa pelaku pengrusakan. Apa kendala kepolisian?

"Proses sidik berjalan," ujar Direktur Reskrimum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo ketika menerima massa Gerakan Masyarakat Yogyakarta Melawan Intoleransi (Gemayomi), Kamis (25/10/2018).

Diketahui, massa Gemayomi mendatangi Mapolda DIY untuk menyerahkan pernyataan sikap sekaligus menuntut polisi segera mengungkap pelaku pengrusakan Sedekah Laut Bantul.

Hadi melanjutkan, penyidik dalam hal ini Satreskrim Polres Bantul menjadi bingung ketika orang tidak mau menjadi saksi tapi minta polisi melanjutkan proses hukum.


"Itu aneh, jangan hanya menuntut, tapi juga berani menjadi saksi, jadi jangan menjadi penakut. Maunya diproses tapi tidak mau menjadi saksi, itu menjadi aneh," tandasnya.

"Ingat kami hanya akan memproses fakta, fakta yang terjadi adalah pengrusakan. Tapi ketika tidak ada yang menjadi saksi menjadi sulit bagi polisi untuk menentukan langkah selanjutnya," sambungnya.


Hadi menerangkan sesuai Pasal 184 KUHAP, jelas mengatakan bahwa saksi dan keterangannya adalah alat bukti. Dan ketika tidak ada saksi berarti tidak ada alat bukti.


Simak Juga 'Ini Pantai Baru, Lokasi Sedekah Laut yang Dirusak Sekelompok Orang':

[Gambas:Video 20detik]


(sip/sip)