DetikNews
Rabu 17 Oktober 2018, 17:49 WIB

Kronologi Kasus Pengrusakan Lokasi Tradisi Sedekah Laut di Bantul

Pradito Rida Pertana - detikNews
Kronologi Kasus Pengrusakan Lokasi Tradisi Sedekah Laut di Bantul Makanan yang telah disiapkan warga untuk sedekah laut di Bantul. Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
FOKUS BERITA: Ricuh Sedekah Laut
Bantul - Kapolres Bantul AKBP Sahat Marisi Hasibuan mengungkapkan kronologi lengkap perjalanan kasus pengrusakan persiapan Sedekah Laut pekan lalu. Berikut ini penjelasan Sahat tentang pengrusakan yang berbuntut pada batalnya pelaksanaan tradisi itu keesokan harinya.

"Saya luruskan ya, bukan dibubarkan atau dibatalkan (Acara sedekah laut), bukan, karena acaranya saja belum dilaksanakan kok dibubarkan," katanya saat ditemui wartawan di Mapolres Bantul, Rabu (17/10/2018).

Berikut ini kronologi lengkapnya:

Jumat 12 Oktober 2018

Pukul 19.00
Warga Ngentak melakukan tahlilan dan dzikir di Pantai Baru, Bantul.

Pukul 23.30
"Jadi kejadiannya itu sehari sebelum acara (Jumat malam), tepatnya setelah warga selesai tahlilan ada sekolompok orang datang. Mereka (kelompok tersebut) langsung mengganti spanduk kemudian merusak-rusak (properti persiapan sedekah laut) sekitar 15 menit," ujar Sahat.

Setelah kejadian, warga melapor ke Polsek Srandakan dan dilanjutkan koordinasi dengan Polres Bantul.

Sabtu 13 Oktober 2018
Polisi mengamankan 9 orang di Tamantirto, Kasihan, Bantul pada Sabtu dini hari. Mereka lagsung diperiksa di Mapolres Bantul.

"Kami lalu koordinasi dengan Polsek Pandak dan Kasihan untuk standby, setelah itu baru dibuntuti dan diamankan (9 orang) di Tamantirto. Saat itu kami amankan juga 1 mobil dan 1 motor dan beberapa barang bukti," tutur Sahat.

Polisi juga amankan barang bukti spanduk, tarup dari pohon pisang dan meja yang dirusak. Untuk alat bukti Polisi mengamankan ponsel, bendera, ketapel, double stick, dan rompi bertuliskan FJI.

Sebanyak 9 orang yang diperiksa terdiri dari 6 warga Sukoharjo dan 3 warga Yogyakarta.


Minggu 14 Oktober 2018

Sembilan orang yang diamankan diperiksa sebagai saksi.

Setelah 1x24jam diperiksa, akhirnya sembilan orang tersebut dipulangkan ke rumahnya masing-masing, namun tetap dikenakan wajib lapor.

Hingga hari tersebut, polisi belum juga menerima laporan dari warga terkait pengrusakan persiapan sedekah laut di Pantai Baru.


Senin 15 Oktober 2018

Polisi melakukan komunikasi dengan warga agar mau melaporkan dan memberi keterangan terkait kejadian di Pantai Baru.

Selasa 16 Oktober 2018

Sejumlah warga Ngentak mendatangi Polres Bantul untuk melaporkan peristiwa yang terjadi pada Jumat pekan lalu itu. Polisi kemudian meminta keterangan 8 warga.


Rabu 17 Oktober 2018

Polisi masih mengumpulkan data dan keterangan guna mengungkap kejadian di Pantai Baru.

Dalam kesempatan ini Sahat memastikan bahwa penanganan terkait kasus ini tetap berjalan hingga saat ini.

"Pokoknya upaya-upaya (hukum) tetap kita laksanakan, karena apa? Agar (Kejadian serupa) tidak terulang kembali," ujarnya.
(sip/sip)
FOKUS BERITA: Ricuh Sedekah Laut
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed