DetikNews
Senin 15 Oktober 2018, 15:53 WIB

Diperlukan Helikopter untuk Padamkan Kebakaran di Gunung Merbabu

Eko Susanto - detikNews
Diperlukan Helikopter untuk Padamkan Kebakaran di Gunung Merbabu Pemandangan Gunung Merbabu siang ini. Foto: Eko Susanto/detikcom
Semarang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, berkoordinasi dengan BNBP untuk memadamkan api dengan heli di Gunung Merbabu. Pemadaman secara manual dinilai tak lagi bisa mengatasi kebakaran di lokasi tersebut.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto mengatakan, pemadaman kebakaran di Gunung Merbabu menjadi sulit karena lokasi yang susah dijangkau. Titik kebakaran bisa dicapai dengan berjalan kaki selama kurang lebih 3 jam.

"Pemadaman menggunakan manual. Kejadian mulai kemarin, Minggu (14/10), mulai pukul 10.00 WIB, masyarakat bersama relawan kemarin sampai malam hari sudah melakukan upaya pemadaman," kata Heru di Basecamp Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Senin (15/10/2018).

"Namun karena lokasi dan kondisi yang tidak mungkin sampai malam, akhirnya dihentikan. Sampai hari ini dilanjutkan, namun api tetap membakar. Kondisi saat ini masyarakat mengalami kesulitan," ujarnya.


Untuk memadamkan api, kata Heru, BPBD Kabupaten Semarang berkoordinasi dengan BPBD Provinsi dan BNPB.

"Kondisi masyarakat sangat kesulitan, untuk itu kami koordinasi dengan BPBD Provinsi dan BNPB, tentunya karena kesulitan ini kami mohon bantuan pemadaman melalui heli. Kami sudah koordinasi dengan BNPB, tinggal menunggu saat ini," tegasnya.


Untuk pemadaman menggunakan heli, kata dia, saat ini BPBD Kabupaten Semarang masih menunggu. Untuk luasan lahan yang terbakar, kata dia, setelah berkoordinasi dengan balai taman ini kurang lebih sudah meluas hampir 100 hektar.

"Luas setelah kami berkoordinasi dengan Perhutani ini kurang lebih sudah meluas hampir 100 hektar. Kebakaran mulai atas pos 2 dan sudah merambah ke pos 4," katanya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed