DetikNews
Jumat 12 Oktober 2018, 09:27 WIB

Temui Sultan HB X di Keraton, Ternyata Sandiaga Akan Bicarakan Ini

Pradito Rida Pertana - detikNews
Temui Sultan HB X di Keraton, Ternyata Sandiaga Akan Bicarakan Ini Sandiaga Uno di Pasar Imogiri, Bantul. Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Yogyakarta - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut dua Sandiaga Salahuddin Uno menemui Raja Ngayogyakarto Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X pagi ini. Apa yang akan dibicarakan keduanya?

"Bicaranya lebih ke arah bagaimana memajukan ekonomi," ucapnya di sela-sela kunjungannya ke Pasar Imogiri, Bantul, Jumat (10/10/2018).

Saat ditanya wartawan apakah ada kepentingan politik terkait pertemuannya dengan Sultan HB X, Sandiaga langsung membantahnya. Ia menyebut pertemuannya hanya sebagai junior yang menemui seniornya.


"Beliau itu senior saya dan sama-sama pengusaha juga, jadi kapasitasnya saya bertemu Raja Yogya bukan sebagai gubernur," ucapnya.

Sebelumnya, Sandiaga sempat blusukan di Pasar Imogiri Bantul. Ditemani Titiek Soeharto, Sandi menyempatkan diri mendengar keluh kesah para pedagang Pasar Imogiri. Menurutnya, para pedagang mengeluhkan harga barang-barang yang meningkat drastis secara bersamaan. Sehingga penjualan para pedagang menurun secara signifikan.


"Ini jadi PR kita, Prabowo-Sandi komit akan memberikan solusi dan memberikan jalan keluar ibu-ibu di sini jika terpilih nantinya," ucapnya.

Sandiaga Uno temui Sultan HB X di Keraton Yogya. Sandiaga Uno temui Sultan HB X di Keraton Yogya. Foto: Istimewa

Sandiaga juga akan berupaya memajukan Pasar Tradisional agar harga barang-barang yang dijual pedagang harganya tetap terjangkau.


"Kita harus pastikan daya beli masyarakat tetap terjaga, itu solusi yang pertama sebagai alternatif yang diberikan. Jadi tidak langsung melonjak seperti sekarang, kan BBM naik, biaya listrik naik," katanya.

Sandi juga memberikan alternatif lain yaitu meningkatkan industri kerakyatan agar meningkatkan lapangan kerja dan penghasilan masyarakat. "Lapangan kerja kan sekarang susah, jadi kita harus tingkatkan industri rakyat, industri yang berbasis UMKM supaya lapangan kerja tercipta dan penghasilan ada, insyaallah jualannya kembali ramai,"ujarnya.


Simak Juga 'Kata Sandi Makan Siang di Indonesia Lebih Mahal dari Singapura':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed