DetikNews
Rabu 10 Oktober 2018, 15:24 WIB

Melihat Bus KPK Saat Sambangi Kabupaten Semarang

Eko Susanto - detikNews
Melihat Bus KPK Saat Sambangi Kabupaten Semarang Foto: Eko Susanto/detikcom
Semarang - Bus Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi KPK menyambangi Kabupaten Semarang. Bus KPK ini melakukan road show di daerah-daerah dalam rangka program kampanye Antikorupsi. Masyarakat bisa belajar berbagai hal tentang pencegahan korupsi.

Seperti apa kegiatan yang digelar di Pendapa Rumah Dinas Bupatti Semarang itu. Hari ini Bus KPK ini menyambangi Kabupaten Semarang, Rabu (10/10/2018). Masyarakat bisa melihat dari dekat dan belajar berbagai hal berkaitan dengan pencegahan korupsi.

Roadshow Bus KPK ini dengan target sasaran masyarakat umum, baik pelajar, guru, mahasiswa, dosen, aparat pemerintah, komunitas, dan masyarakat umum.
Bus KPK tersebut menyambangi 11 kota yang dimulai dari Kabupaten Indramayu, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Klaten, Magelang, Purbalingga, Ciamis dan Bandung.

Dalam bus tersebut terdapat modul aplikasi gratifikasi. Adapun dalam bus terdapat 10 PC (personal computer) disertai dengan tempat duduk, kemudian terdapat televisi besar. Untuk di komputer tersebut terdapat aplikasi game antikorupsi. Mereka yang naik bisa bermain game di bus yang didesain berbeda dari bus pada umumnya. Bus dibuat seperti ruang kelas dengan menghadap PC dan televisi monitor besar.
Melihat Bus KPK Saat Sambangi Kabupaten SemarangFoto: Eko Susanto/detikcom

Para pelajar dari beberapa sekolah diundang untuk memperoleh pemahaman tentang budaya antikorupsi sejak dini. Untuk memudahkan dalam penyampaian materi terhadap siswa SD dengan metode berdongeng.

Untuk pelajar metodenya dengan dongeng. Sedangkan untuk ASN berupa tutorial gratifikasi dan LHKPN. Selain itu, dalam bus terdapat aplikasi-aplikasi antara lain aplikasi LHKPN, game dan film antikorupsi.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, KPK sebagaimana yang diharapkan masyarakat hadir di setiap daerah. Untuk saat ini, KPK belum bisa membuat kantor di daerah. Keberadaan bus KPK ini menjadi representasi kehadiran KPK di tengah masyarakat.

"Semoga bus KPK ini menjadi representasi kehadiran KPK di tengah masyarakat sehingga semangat antikorupsi juga terbangun mulai dari anak-anak. Makanya, pada hari ini kita mengundang anak-anak usia SD sampai SMA, nanti siang saya ke universitas. Kita ingin membangun budaya baru, budaya antikorupsi, budaya kejujuran, budaya integritas. Ini sebetulnya tujuan dari road show KPK," katanya di sela-sela road show bus KPK di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang.
Melihat Bus KPK Saat Sambangi Kabupaten SemarangFoto: Eko Susanto/detikcom

Saat ditanya road show terkait dengan maraknya sejumlah kepala daerah yang tertangkap oleh KPK, Ia mengatakan kegiatan ini bukan karena kasus tersebut. Road show yang dilangsungkan dengan memanfaatkan bus yang dimiliki KPK.

"Ini bus lama, dulu di KPK sudah 3 tahun lebih. Dulu catnya hitam mengerikan kita lihat, sekarang catnya baru, wajahnya lebih bersahabat, ya ini memang tujuan dari KPK supaya KPK tidak ditakuti," tuturnya.

"Kita nggak ingin masyarakat, pejabat, penyelanggara atau siapa saja melihat KPK sebagai sosok yang menakutkan, nggaklah. Kita ingin menampilkan wajah yang bersahabat. Saya yakin pemberantasan korupsi akan jauh lebih berhasil, ketika upaya-upaya pencegahan, pembenahan sistem itu berjalan dengan baik, kan gitu. Jadi nggak ada hubungan dengan banyaknya OTT, sama sekali nggak ada hubungannya," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Semarang Mundjirin memberikan apresiasi atas pencegahan korupsi dengan hadirnya bus KPK tersebut.

"Saya memberikan apresiasi dengan pencegahan korupsi dengan cara begini ini. Ya mudah-mudahan bisa berhasil, hanya sayang busnya hanya satu, untuk seluruh Indonesia hanya satu, tapi road show kemana-mana," ujarnya.

Salah satu warga Muhammad Nur Kholik mengaku, acara yang diselenggarakan KPK sangat bagus. Terlebih yang diberi pemahaman sejak anak-anak.

"Menurut saya ini sangat bagus mengajari anak-anak tidak korupsi sejak kecil," katanya.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed