DetikNews
Rabu 19 September 2018, 15:44 WIB

Ganjar Kaget Tasdi Mengaku Terima Suap untuk Kemenangan Pilgub

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Ganjar Kaget Tasdi Mengaku Terima Suap untuk Kemenangan Pilgub Ganjar Pranowo. Foto: Ari Saputra
Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaku kaget mendengar kesaksian Bupati Purbalingga nonaktif, Tasdi terkait kasus suap. Ganjar menduga apa yang diucapkan Tasdi pengaruh dari kondisi psikologis.

Tasdi yang bersaksi untuk 4 terdakwa kasus suap Purbalingga Islamic Center mengatakan uang yang diterimanya untuk kegiatan partai, yaitu pemenangan Pilkada dalam hal ini Pilgub Jateng 2018 yang artinya untuk pasangan Ganjar-Yasin.

"Saya kaget juga, ada apa ya, kok disebut-sebut," kata Ganjar kepada wartawan di kantornya, Semarang, Rabu (19/9/2018).

Selama Tasdi berada di PDIP, lanjut Ganjar, justru Tasdi beberapa kali meminta bantuan Ganjar dalam hal keorganisasian kepartaian. Tasdi juga tidak pernah mengatakan ke Ganjar kalau harus mencari dana untuk kepentingan partai.


"Ya, psikologinya mungkin, dia sampaikan itu untuk itu, saya kaget juga, selama ini wae njaluk (saja minta) aku kok iki dinggo (untuk) aku," jelas Ganjar.

"Dulu-dulu tidak pernah cerita untuk ini maka dia cari-cari," imbuhnya.


Untuk diketahui, Tasdi ditangkap KPK karena kasus suap sebesar Rp 500 juta. Ada 4 orang lainnya yang juga ditangkap yaitu Kepala ULP Pemkab Purbalingga Hadi Iswanto dan pengusaha yaitu Hamdani Kosen, Librata Nababan, dan Adirawinata Nababan.

Setelah ditangkap KPK, Tasdi langsung dipecat oleh PDIP dan tidak diberi bantuan hukum. Dalam proses hukumnya, Tasdi belum disidang dengan status terdakwa, namun saat menjadi saksi dia sudah mengaku mendapatkan suap.
(alg/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed