DetikNews
Kamis 30 Agustus 2018, 15:10 WIB

M. Nasir: Karya Ilmiah Mahasiswa Jangan Jadi Bayang-Bayang Saja

Edzan Raharjo - detikNews
M. Nasir: Karya Ilmiah Mahasiswa Jangan Jadi Bayang-Bayang Saja Foto: Edzan Raharjo/detikcom
Sleman - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir membuka Pekan Ilmiah Mahasiswa nasional (Pimnas) ke-31 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Ia mendorong program kreatifitas mahasiswa, seperti kewirausahaan, teknologi, gagasan tertulis, karya cipta harus dikembangkan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Program kreatifitas mahasiswa ke depan jangan hanya menyampaikan gagasan saja. Tetapi harus bisa diterapkan untuk dunia inustri atau usaha masyarakat.

"Kedepan, kita tidak cukup hanya sampaikan gagasan saja, karena mahasiswa banyak yang mempunyai inovasi sangat baik, karya ilmiahnya baik. Tapi ini nanti hanya sampai dibayang-bayang saja dan kelaut saja. Bagaimana hal ini bisa hilirisasi dan dikomersialisasikan hasil-hasil riset pada dunia usaha atau masyarakat," kata Muhamad Nasir saat membuka Pimnas, (30/8/2018).

Ia mengharapkan ajang yang menampilkan karya ilmiah untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) tak sekadar gagasan, namun dapat direalisasikan agar bermanfaat bagi masyarakat.

"Penelitian mahasiswa jangan hanya sebatas karya tulis, namun juga harus direalisasikan pada dunia usaha dan masyarakat," kata Menristek dalam sambutannya.

Dia mengungkapkan Pimnas harus bisa menjadi ajang untuk menyampaikan gagasan mahasiswa melalui program kreatif Mahasiswa (PKM). Baik PKM Wirausaha, PKM Teknologi maupun PKM penelitian eksakta hingga karya tulis. Hasil karya ini harus dikembangkan agar bisa lebih bermakna.

"Hasil penelitian mahasiswa saat ini sudah sangat baik. Sayang kalau penelitian ini tidak diaplikasikan. Apalagi gagasan ide itu sangat inovatif," ujarnya.

Dia menegaskan, mahasiswa diarahkan bukan untuk menjadi tukang namun harus inovatif menciptakan produk yang bermanfaat di masyarakat.

"Semoga kalian menjadi yang terbaik dan berprestasi di negeri ini," kata Nasir.

Ia menginginkan agar Pimnas berikutnya memasukan kreatifitas mahasiswa dibidang inovasi. Sehingga karya ilmiah mahasiswa kedepan bisa menghasilkan inovasi yang mampu menciptakan kewirausahaan baru. Yang dilakukan perguruan tinggi semuanya masih bersifat karya ilmiah baik kewirausahaannya, tentang teknologi, sosial humaniora, exacta dan lainya semua masih di hulu. Sehingga harus didorong jangan hanya sampai pada penelitian saja tetapi harus menjadi inovasi.

"Saya minta kedepan kreatifitas mahasiswa dibidang inovasi harus dimasukkan (di Pimnas). Nanti yang terbaik kita coba kirim ke luar negeri katakan 1 bulan atau 2 minggu sebagai studi banding," katanya.

Sementara itu Rektor UNY, Sutrisna Wibawa mengatakan PIMNAS 31 yang digelar di UNY ini diharapkan mampu memberikan pengaruh kehidupan akademis yang lebih baik. Pimnas 31 ini diikuti perwakilan mahasiswa dari 136 Perguruan Tinggi (PT) di seluruh Indonesia. Peserta Pimnas sebanyak 1.523 mahasiswa tergabung dalam 440 kelompok Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Mereka mempresentasikan karya terbaik mereka dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-31 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mulai Selasa (28/8) hingga Minggu (2/9).

"Ini pertamakali UNY menjadi tuan rumah Pimnas. Sebagai tuan rumah, kami berharap bisa memberikan pengaruh akademis lebih baik," kata Sutrisna.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed