DetikNews
Minggu 19 Agustus 2018, 19:48 WIB

Ini Maksud Bangsawan Kelantan Berkurban di Tanah Sunan Kalijaga

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Ini Maksud Bangsawan Kelantan Berkurban di Tanah Sunan Kalijaga Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang - Panembahan Ahli Waris Sunan Kalijaga, H. Rahmad menerima sumbangan sapi kurban yang akan dilakukan oleh Bangsawan dari Kelantan, Malaysia. Ia meyakini tidak ada unsur menjual nama Kanjeng Sunan Kalijaga dalam kegiatan tersebut.

H. Rahmad atau yang karib disapa Mbah Rahmad itu menjelaskan Sunan Kalijaga merupakan keturunan dari Syekh Ahmad di Baghdad sehingga kemungkinan ada hubungan keluarga atau kekerabatan dengan Malaysia.

"Kemungkinan besar ada hubungannya, kemungkinan besar. Ini kerabat, keluarga besar. Beda lho keturunan dan keluarga besar," kata Mbah Rahmad usai menyambut kedatangan Bangsawan dari Kelantan di Po Hotel Semarang, Minggu (19/8/2018).

Pemberi kurban puluhan sapi ke Kadilangu Demak merupakan yayasan Raja Sakti Athomim Sunan Kalijaga milik Yang Mulia Datu Tuan Raja Azhar Bin Yang Mulia Datu Raja Wahab. Mbah Rahmad menegaskan, nama yayasan itu hanyalah sebuah nama, bukan menjual nama Sunan Kalijaga.

"Itu Just name, hanya nama. Yang didirikan di sini itu badan sosial yang menerima sodaqoh dan menyalurkan sodaqoh kepada pihak ketiga tanpa ada ikatan saling merugikan satu sama lain. Itu yang kita wadahi, jadi tidak terus menjual Sunan Kalijaga," jelas Mbah Rahmad.

"Tidak ada yang mau jual agama, jual sesepuhnya, baik dengan dolar atau ringgit," imbuhnya.

Mbah Rahmad memang mendengar adanya penolakan kegiatan tersebut di Demak. Isu yang dibawa sebagai penolakan tersebut menurut Mbah Rahmat sudah diselesaikan di Malaysia.

"Itu sumbernya yang nolak itu, sumbernya dari gogling dari Kuala Lumpur. Di sana sudah selesai, tidak ada apa-apa. Karena masih ada di internet, istilahnya, disebarluaskan," pungkas Mbah Rahmad.

Yang Mulia Datu Tuan Raja Azhar Bin Yang Mulia Datu Tuan Raja Wahab hari ini datang berkunjung ke Jawa Tengah sebelum acara utama di Kadilangu tanggal 25 Agustus Mendatang.

Perwakilannya, Mohamad Sahrulnizam MR mengatakan kegiatan tersebut merupakan bakti sosial di Demak. Penggunaan nama Sunan Kalijaga juga tidak bermaksud "membeli" keturunan. Hubungan kekeluargaan pun masih terus ditelusuri.

"Kita keluarga seagama. Sebenarnya tidak timbul perkara kita mau beli dengan dolar atau dengan ringgit keturunan itu sendiri," kata Sahrulnizam.

Pada kegiatan yang digelar pekan depan total ada 36 ekor sapi yang disumbangkan, lebih banyak dari rencana sebelumnya. Puluhan sapi itu dibagi tidak hanya di Kadilangu Demak saja, tapi juga menggandeng pemerintah daerah untuk membagikannya di tempat lain.

Sahrulnizam menambahkan, pihaknya melakukan kurban di Indonesia bukan yang pertama kalinya.

"Maka kita berkunjung disamping bersilaturahmi, dan bakti sosial 36 ekor sapi. Di kelantan juga, di Makasar, di Aceh, di Tidore, lebaran kali ini di sini," tandasnya.



Tonton juga video: 'Sidak Hewan Kurban, Ditemukan Hewan Tak Layak'

[Gambas:Video 20detik]


(alg/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed