Peluncuran dilakukan Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, seusai upacara bendera HUT ke-73 Republik Indonesia di Stadion Sriwedari Solo, Jumat (17/8/2018).
Motor bermerek Nozomi dengan kapasitas 150 cc ini dimodifikasi sehingga memiliki gerobak di belakangnya. Gerobak tersebut akan diisi dengan kompresor dan perlengkapan tambal ban lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom) |
Kendaraan tersebut juga akan dipasangi GPS. Nantinya lokasi motor tambal ban tersebut dapat terdeteksi melalui aplikasi Solo Destination. Masyarakat juga dapat menghubungi penambal ban melalui aplikasi itu.
Satu kendaraan yang sudah dimodifikasi dibanderol Rp 34,5 juta. Kendaraan akan diberikan secara gratis kepada penambal ban yang sudah didata oleh pemkot.
"Tapi saya wajibkan untuk mencicil, tapi bukan buat bayar motornya. Nanti untuk menabung, buat bayar sekolah anaknya, biar sekolahnya tinggi," ujar dia.
Pengelolaan tambal ban ini, kata Rudy, juga merupakan bagian dari penataan PKL. Sehingga perlengkapan tambal ban nantinya dapat dibawa pulang dan tidak membuat jalanan kota terlihat kotor. (mbr/mbr)











































(Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)