DetikNews
Kamis 16 Agustus 2018, 13:37 WIB

Warga Mulai Cari Hewan Kurban di Pasar Hewan Ambarawa

Eko Susanto - detikNews
Warga Mulai Cari Hewan Kurban di Pasar Hewan Ambarawa Foto: Eko Susanto/detikcom
Semarang - Menielang Idul Adha, warga di Kabupaten Semarang mulai berburu hewan kurban. Salah satu pasar yang ditujua adalah di Pasar Hewan Ambarawa. Tidak hanya warga Kabupaten Semarang saja yang datang, namun dari daerah lain juga banyak yang datang.

Sapi kurban seharga Rp17 juta hingga Rp 20 juta yang ramai diburu. Namun juga ada sapi-sapi dengan berat di atas 500 kg yang juga dicari. Namun hanyanya jauh lebih mahal.

Aktivitas jual beli hewan ternak di Pasar Hewan Ambarawa hanya saat hari Pasaran Pon atau dikenal Pasar Pon. Menjelang Idul Ada masih ada 1 kali pasaran Pon yakni tanggal 21 Agustun nanti. Untuk hari ini harga jual sapi yang dirata-rata dicari berkisar Rp 17 juta sampai Rp 20 juta.

Salah satu pembeli, Semin (60), warga Tegaron, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang mengatakan, datang mencari sapi untuk kurban.
Sapi PO di Pasar Hewan AmbarawaSapi PO di Pasar Hewan Ambarawa Foto: Eko Susanto/detikcom

"Kami ke sini mencari sapi untuk kurban. Pada pasar Pon sebelumnya dapat seharga Rp 19 juta, saat ini mau mencari lagi," katanya saat ditemui di sela-sela menawar sapi di Pasar Hewan Ambarawa, Kamis (16/8/2018).

Pedagang sapi, Sukani (58), warga Musuk, Boyolali mengatakan, rata-rata pembeli mencari yang harga Rp 17 juta sampai Rp 20 juta.

"Kami bawa sapi PO (Peranakan Ongole) seberat 673 kg laku sebesar Rp 31 juta. Tapi yang ramai dicari harga Rp 17 juta sampai Rp 20 juta," kata dia.

Sementara itu, drh Harmanto dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang mengatakan, setiap sebulan sekali bertugas di Pasar Hewan Ambarawa. Kemudian menjelang Idul Adha memeriksa hewan kurban yang akan disembelih.

"Jelang Idul Adha memeriksa hewan kurban sebelum disembelih di pasar ini. Kami juga memeriksa hewan kurban keliling sejumlah tempat penyembelihan hewan kurban," katanya yang bertugas di Puskeswan Kecamatan Getasan, itu.

Ia mengatakan selama bertugas di pasar hewan, juga memeriksa kesehatan sapi-sapi. Kemudian memberikan rekomendasi surat keterangan kesehatan hewan (SKKH).

"Di sini kami memeriksa kesehatan sapi-sapi dan memberi rekomendasi SKKH dan pelayanan kesehatan hewan," ujarnya.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed