Meski Dingin, Wisatawan Pilih Dirikan Tenda saat DCF

Uje Hartono - detikNews
Sabtu, 04 Agu 2018 17:52 WIB
Foto: Uje Hartono/detikcom
Banjarnegara - Terbatasnya homestay di Dieng membuat wisatawan Dieng Culture Festival (DCF) memilih untuk mendirikan tenda di camping ground. Meski suhu udara terasa lebih dingin, namun pilihan wisatawan itu lebih menghemat dana.

Seperti yang disampaikan Misbah, wisatawan asal Yogyakarta. Ia bersama rombongannya sengaja memilih untuk mendirikan tenda di camping ground yang sudah dibawanya dari rumah. Menurutnya, dengan menginap di tenda selama perheletan DCF lebih hemat.

"Kami berangkat berempat dan mendirikan tenda di camping ground. Ini lebih murah dibanding dengan homestay yang harganya rata-rata naik saat DCF," ujarnya, Sabtu (4/8/2018).

Untuk satu tenda, ia hanya mengeluarkan biaya sewa lahan sebesar Rp 200 ribu sejak awal sampai selesai DCF. Menurut dia, biaya tersebut tergolong murah, mengingat di lokasi camping ground juga terdapat beberapa fasilitas.
Meski Dingin, Wisatawan Pilih Dirikan Tenda saat DCFFoto: Uje Hartono/detikcom

Seperti air bersih, toilet hingga colokan listrik untuk charge handphone.

"Ada banyak fasilitas di sini. Air bersih tidak bingung termasuk jika baterai handphone habis," kata dia.

Meski diakuinya, tidur di tenda jauh lebih dingin jika dibanding dengan penginapan di homestay. Misbah menceritakan turunnya suhu udara di Dieng Jumat (3/8) malam sempat membuatnya sulit tidur.

"Karena meski sudah memakai jaket dan sleeping bag dinginnya tetap tembus," tuturnya.

Wisatawan lain yang memilih mendirikan tenda di camping ground, Ridwan mengaku lebih menyatu dengan alam. Mengingat perhelatan DCF hanya digelar setahun sekali.

"Kalau tidurnya di homestay sudah biasa. Jadi karena jarang-jarang, kami sengaja memilih mendirikan tenda," ujarnya.

Apalagi, lokasi camping ground tidak jauh dengan venue agenda DCF. Seperti Jazz Atas Awan, pesta lampion dan berbagai gelaran budaya saat DCF.

"Lokasinya tepat di sebalah venue jadi kalau dingin malas keluar, bisa mendengarkan dari dalam tenda," kata dia. (bgk/bgk)