Polda Jateng Usut Keterlibatan Polisi di Kasus Kapal Solar Ilegal

Akrom Hazami - detikNews
Selasa, 31 Jul 2018 14:10 WIB
Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono di Mapolres Kudus. Foto: Akrom Hazami/detikcom
Kudus - Polda Jateng bertindak tegas usai mengamankan kapal kayu bermuatan 10 ton bahan bakar jenis solar ilegal di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Dalam aksi penangkapan, ada dugaan keterlibatan oknum polisi di balik pengangkutan solar ilegal itu.

"Itu masih didalami ya, sekarang pelakunya sudah tertangkap. Nanti keterlibatan dengan salah satu anggota Polres Purworejo, ya akan didalami," kata Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono saat peresmian Mapolres Kudus baru di Jalan Kudus-Pati di Klaling, Jekulo, Kudus, Selasa (31/7/2018).

Dia berjanji akan menindak kasus ini. Jika terbukti anggota Polri terlibat, maka selain proses pidana akan ada proses etik dan disiplin,

"Juga saya disposisi di polair untuk diproses juga. Proses pidana juga diproses. Kode etik dan disiplinnya. Atas kejadian itu, kita memberikan pembinaan. Jadi kita sebagai anggota Polri harus memberikan warga contoh," tambahnya.

Terkait Mapolres Kudus yang baru, Condro menyampaikan rasa senangnya. Dia kemudian mengenang masa 15 tahun lalu saat jadi Kapolres Kudus. Mapolres Kudus tak representatif seiring bertambahnya anggota.

"Saya yang paling bahagia. Akhirnya bisa punya gedung representatif," kata dia.

"Alhamdulilah kalau kita menunggu dari Mabes Polri itu masih menunggu menuntaskan bangunan mapolda yang belum selesai saat ini. Seperti Kalimantan Utara, serta polda lain. Sehingga Bupati Kudus Musthofa, DPRD, atas nama masyarakat memberikan bantuan bangunan," imbuhnya.

Hal itu berkat kerja sama antara Forkopimda Kabupaten Kudus dan warga yang solid sehingga bisa mencarikan solusinya. Dia berharap bangunan yang megah ini yang jadi percontohan mapolres lain.

Adanya bangunan ini, dia berharap agar anggota memberi pelayanan yang baik kepada masyarakat. Polisi juga hendaknya tidak memberikan layanan yang berbelit-belit, serta hendaknya mapolres juga hendaknya dirawat.

"Saya nyatakan mapolres yang baru bisa dioperasionalkan," ujarnya. (sip/sip)