DetikNews
Senin 23 Juli 2018, 16:13 WIB

Ketahuan Mendaftar Lewat 2 Partai, Bacaleg Ini Akhirnya Mundur

Imam Suripto - detikNews
Ketahuan Mendaftar Lewat 2 Partai, Bacaleg Ini Akhirnya Mundur Sri Wahyuningsih (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Brebes - Sri Wahyuningsih, bacaleg di Brebes yang mendaftar lewat Partai Nasdem dan Partai Golkar, akhirnya memilih untuk mengundurkan diri. Keputusan ini diambil setelah KPU melakukan klarifikasi langsung kepadanya.

KPU Brebes melakukan klarifikasi terhadap Sri Wahyuningsih karena terkait pencalonannya sebagai bacaleg di dua partai. Selain menghadirkan Sri Wahyuningsih, KPU juga mengundang pengurus Partai Nasdem dan Golkar.

"Setelah saya pikir-pikir, saya ambil keputusan untuk mundur. Saya tidak ingin kedua partai terjadi masalah gara gara saya," tegas Sri Wahyuningsih di hadapan Komioner KPU Brebes, Senin (23/7/2018).


Mengenai adanya pencalegan ganda, Sri Wahyuningsih mengakui karena tidak adanya komunikasi terhadap salah satu partai sehingga dirinya mendaftar di partai lain.

Soal berkas persyaratan bacaleg miliknya yang diajukan ke KPU dari kedua parpol, mantan Kades Bangsri Bulakamba Brebes ini menjelaskan bahwa dia awalnya mendaftar di Partai Nasdem dan beberapa hari kemudian mendaftar lagi di Partai Golkar.

Pada berkas persyaratan bakal caleg, Sri mengakui menandatangani semuanya secara sadar, termasuk membuat dua SKCK dan surat keterangan tidak pernah menjalani hukuman dari Pengadilan Negeri Brebes.

"Semua saya buat semua dan ditandatangani, baik berkas untuk Nasdem maupun Golkar. Saya akui mendaftar di Nasdem dan Golkar," ungkap dia.


Menanggapi keputusan pengunduran diri Sri Wahyuningsih, Ketua KPU Brebes, Muamar Riza Pahlevi menjelaskan, pihaknya menunggu surat pengunduran resmi dari yang bersangkutan. "Dia melanggar syarat administrasi karena dicalonkan lebih dari satu parpol. Secara otomatis tidak memenuhi syarat," papar Riza.

Ketua Bappilu Partai Golkar Brebes, Urip Wibowo, menerangkan pihaknya akan segera mencari pengganti jika Sri tetap mundur dari pencalonan. "Kita menunggu surat pengunduran dirinya. Kita kemarin ada kelebihan orang yang mendaftar ke partai, itu nanti kita pertimbangkan," tandas Urip.

Hal serupa juga ditegaskan Sekretaris DPD Partai Nasdem, Slamet Abdul Dhofir. Ada beberapa kader di partainya yang memenuhi persyaratan dan akan segera diajukan. "Kami tidak ada masalah dengan ini. Kami akan segera mengganti," ujar Dhofir.



Tonton juga video: 'Ketahuan! Ada Pelanggaran Netralitas ASN di Pilkada 2018'

[Gambas:Video 20detik]


(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed