DetikNews
Kamis 19 Juli 2018, 16:21 WIB

Seorang Warga Kalasan Sleman Diciduk Densus

Ristu Hanafi - detikNews
Seorang Warga Kalasan Sleman Diciduk Densus Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Sleman - Operasi Densus 88 Antiteror di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (18/7) kemarin ternyata juga menciduk satu orang warga di Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. Warga tersebut berinisial JS (40), pria yang beralamat di Dusun Karangmojo, Desa Tamanmartani, Kecamatran Kalasan.

JS ditangkap saat membantu adik bungsunya, S, berjualan es dawet di Jalan Solo-Yogya, di Desa Keniten, Tamanmartani.

"Kejadian kemarin, sekitar pukul 13.00," kata NH (38), yang juga merupakan adik JS, saat ditemui wartawan di rumahnya, Kamis (19/7/2018).

Saksikan juga video 'Mencekam! Baku Tembak Polisi dengan Terduga Teroris di Sleman':

[Gambas:Video 20detik]



NH menceritakan sebelum mengetahui kakaknya ditangkap, dia melihat ada kerumunan orang di depan tempat jualan dawet JS. NH yang rumahnya tak jauh dari TKP lantas mengeceknya.

"Saya kira ada kecelakaan kok ramai-ramai, saya mendekat melihat ternyata kakak saya ditangkap polisi berpakaian preman," jelasnya.

NH mengaku dirinyaa sempat ikut dibawa dan dinaikkan ke mobil menuju ke Polda DIY. Dia dibawa karena mengaku sebagai adik JS. Namun setelah diperiksa, dia kemudian dipulangkan tadi malam. Sedangkan keberadaan JS, NH mengaku tidak mengetahui karena diperiksa di ruangan berbeda.

"Sekitar pukul 20.00, saya dipulangkan," jelasnya.

Seorang Warga Kalasan Sleman Diciduk Densus

(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed