DetikNews
Selasa 10 Juli 2018, 19:38 WIB

Tipu Wartawati, Oknum TNI di Magelang Terancam Kena Sanksi

Pertiwi - detikNews
Tipu Wartawati, Oknum TNI di Magelang Terancam Kena Sanksi Foto: Pertiwi/detikcom
Magelang - Seorang oknum anggota TNI AD, Serka YW (35) terancam sanksi setelah dilaporkan oleh NN (36) ke Sub Detasemen Polisi Militer (Sub Denpom) IV/2-1 Magelang. YW yang bertugas sebagai Babinsa di Koramil Tempuran 22, Kodim 0705 Magelang itu diduga melakukan penipuan hingga mengakibatkan kerugian puluhan juta.

"(Kasus) itu sudah dalam proses. Termasuk kami juga proses hukum secara disiplin. Yang bersangkutan saat ini kami tarik dari pendidikannya sebagai siswa ba Intel," jelas Komandan Kodim 0705/Magelang, Letkol Arm Kukuh Dwi Antono di Magelang, Selasa (10/7/2018).

Kukuh mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih terus melakukan penelusuran sambil menunggu proses penyidikan yang berlangsung di Sub Denpom IV/2-1 Magelang.

"Sanksi kepada yang bersangkutan (YW) nanti kita lihat dari permasalahannya. Setingkat apa, sebesar apa. Kalau menyangkut asusila mungkin sanksinya akan lebih berat," terangnya.

Namun sejauh ini, lanjut Kukuh, dari hasil penelusuran, YW tidak sampai melakukan tindak asusila, hanya kasus penipuan.


"Kalau berupa penipuan, sanksinya mungkin lebih rendah. Saat ini yang bersangkutan sudah kita kembalikan ke Kodim dan akan jadi bintara dengan status yang bersangkutan bermasalah," jelas Kukuh.

Meski masih berstatus TNI aktif, namun Kukuh memastikan bahwa kasus ini tetap berjalan.

"Kita menunggu proses penyidikan di Sub Denpom. Bagaimana nanti hasilnya akan kita tindak lanjuti," tegas Kukuh.

Untuk diketahui, kasus ini bermula saat YW berkenalan dengan NN yang juga wartawati sebuah surat kabar di Jawa Tengah, awal tahun 2017 silam. Keduanya bertemu di Magelang dan menjalin hubungan lebih dekat hingga merencanakan pernikahan.


"Pelaku (YW) awalnya mengaku bujang, sempat meminjam uang adik saya hingga mencapai Rp 90 juta," tutur kakak korban, Erwati.

Belakangan, korban NN memergoki pelaku ternyata telah memiliki anak istri sah. Hal itu diketahuinya dari sebuah foto bayi yang ditemukan NN saat berkunjung ke rumah orangtua pelaku di Magelang.

"Dari situ, terbongkar jika pelaku ternyata memiliki anak dan istri sah. Tapi dia berkilah bahwa sedang dalam proses perceraian karena sang istri selingkuh," terang Erwati.

Korban pun akhirnya luluh dan bertahan dengan hubungannya bersama YW. Namun bukannya membaik, pelaku semakin berani meminjam lebih banyak uang ke korban.

"Total uang yang dipinjam kurang lebih Rp 90 juta. Pelaku juga ternyata masih kumpul bersama anak istrinya, tidak jadi bercerai," kata Erwati.

Sadar telah menjadi korban penipuan, NN bersama keluarga akhirnya sepakat membawa kasus ini ke Sub Denpom IV/3 Salatiga tanggal 13 Mei 2018. Namun akhirnya kasus ini ditangani oleh Sub Denpom Magelang karena locus delicti atau tempat terjadinya suatu tindak pidana banyak di wilayah Magelang.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed