DetikNews
Rabu 20 Juni 2018, 18:23 WIB

Sosok Mbah Yam, Dukun Pijat Aborsi di Mata Menantunya

Pertiwi - detikNews
Sosok Mbah Yam, Dukun Pijat Aborsi di Mata Menantunya Polisi mencari bukti tambahan kasus dukun pijat aborsi di Magelang. Foto: Pertiwi/detikcom
FOKUS BERITA: Dukun Aborsi di Magelang
Magelang - Profesi sebagai dukun pijat yang dilakoni oleh Yamini (70), warga Dusun Wonokerto, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang menjadi tumpuan penghasilan utama keluarganya. Berikut kata sang menantu, Eko Suwito tentang sosok Yamini.

"Saya aslinya dari Godean, Jogjakarta. Saya juga lebih banyak diluar karena bekerja, jarang ke rumah simbok (Yamini)," tutur Eko membuka perbincangan dengan detikcom, Rabu (20/6/2018).

Eko smengaku kaget dengan penangkapan yang dilakukan polisi terhadap mertuanya. Mengingat, selama ini dirinya hanya tahu bahwa Yamini berprofesi sebagai dukun pijat bayi biasa.

"Selama ini penghasilannya (Yamini), hanya dari hasil memijat. Hasil pertanian juga dari tegalan (kebun) dan musiman," ungkapnya.

Menurut Eko, Yamini bisa dibilang menjadi tulang punggung keluarga. Namun demikian, tujuh anaknya saat ini sudah seluruhnya berkeluarga dan tinggal di rumah terpisah.


"Anaknya tujuh, semua sudah berkeluarga. Tinggalnya di rumah sendiri-sendiri, di dekat sini," tutur suami dari anak keempat Yamini tersebut.

Eko mengatakan, selama ini keluarga hanya tahu jika Yamini adalah tukang pijat biasa. Baik pijat bayi baru lahir, maupun pijat orang dewasa yang sakit perut, capek, maupun keseleo.

"Setiap hari ada pasien yang datang ke sini. Jumlahnya kurang tahu pasti, tapi setiap hari pasti ada. Dari wilayah sekitar sini maupun luar daerah," ungkap Eko.


Dia sendiri mengaku baru tahu jika mertuanya melakukan praktik aborsi janin setelah polisi menangkap Yamini.

"Saya kurang tahu, karena simbok tidak pernah cerita juga. Keluarga tahunya ya tukang pijat biasa, pijat bayi yang baru lahir, itu saja," katanya.

Di mata keluarga, Yamini merupakan orangtua dan mertua yang baik. Setelah Yamini ditangkap, keluarganya kini tinggal sementara di rumah anggota keluarga yang lain. Adapun rumah yang selama ini ditinggali sekaligus tempat praktik pijat dikosongkan. Tampak garis polisi terpasang di sekeliling rumah.
(sip/sip)
FOKUS BERITA: Dukun Aborsi di Magelang
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed