DetikNews
Selasa 12 Juni 2018, 17:33 WIB

Rekannya Tewas, BEM UGM Aksi Solidaritas di Polda DIY

Ristu Hanafi - detikNews
Rekannya Tewas, BEM UGM Aksi Solidaritas di Polda DIY Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Sleman - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) menggelar aksi solidaritas di Mapolda DIY. Aksi ini buntut tewasnya Dwi Ramadhani Herlangga (26), seorang mahasiswa Sastra Inggris, FIB UGM di tangan klitih pada Kamis (7/6) dini hari.

Presiden BEM UGM, Obed Kresna Widyapratista mengatakan, mahasiswa dan keluarga besar UGM khawatir dengan meningkatnya kasus klitih yang terjadi di DIY dalam rentang waktu sepekan terakhir bulan Ramadan.

"Beberapa kasus klitih terjadi di beberapa tempat, salah satunya kasus yang menimpa saudara kami anggota keluarga besar mahasiswa UGM, Dwi Ramadhani Herlangga," kata Obed di lobi depan Mapolda DIY, Jalan Padjajaran Ringroad Utara, Sleman, Selasa (12/6/2018).

BEM UGM berharap ada solusi jangka panjang dalam menangani peristiwa klitih atau pembacokan dan bentuk kekerasan lainnya agar tidak terulang kembali di wilayah DIY.

Dalam aksi ini mahasiswa UGM yang terdiri atas Forum Komunikasi UKM Gelanggang, BEM KM UGM, dan civitas akademika Fakultas Ilmu Budaya UGM juga menyampaikan sejumlah pernyataan sikap.

Ia mengutuk segala bentuk tindak kekerasan yang terjadi di DIY, mengapresiasi langkah sigap kepolisian DIY dalam menangkap pelaku klitih, dan berharap kasus ini ditangani secara serius serta menjadi pembelajaran bagi semua pihak.

Selain itu, mahasiswa UGM juga mengajak seluruh elemen masyarakat (keluarga, sekolah, dan masyarakat) untuk turut aktif menjaga ketertiban, kenyamanan dan keamanan serta mempersiapkan generasi muda yang jauh dari kekerasan.

"Sikap ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian kami, civitas akademika UGM dalam upaya menjaga ketertiban, kenyamanan dan keamanan di DIY," imbuh Obed.

Dalam aksi ini, perwakilan mahasiswa UGM datang dengan bersepeda berangkat dari kampus. Setelah pembacaan pernyataan sikap, mereka memberikan bunga kepada polisi sebagai simbol dukungan dalam penanganan kasus klitih. Kemudian aksi dilanjutkan dengan pembagian takjil kepada masyarakat di sekitar Mapolda DIY.

Terpisah, Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto berterima kasih atas dukungan dari mahasiswa UGM kepada polisi dalam penanganan kasus klitih. Yuliyanto meminta mahasiswa yang belajar di DIY juga turut aktif menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

"Dan percayakan kasus tindak pidana ini kepada kepolisian, pasti akan kita proses hukum hingga tuntas. Saat ini kasus yang menewaskan Dwi Ramadhani masih disidik di Polresta Yogya, 2 tersangka sudah diamankan," jelasnya.

"Juga kepada masyarakat, kita imbau tetap tenang dan beraktivitas normal seperti biasa. Polisi akan terus memberantas kasus kekerasan ataupun tindak pidana lainnya, menjaga keamanan, tapi tentunya juga butuh dukungan dari masyarakat," pungkas Yuliyanto.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed